Jadwal Operasional Bank BRI, BCA, Mandiri, dan BTN Saat Imlek 2026, Mayoritas Tutup?
HAIJAKARTA.ID- Jadwal operasional Bank BRI, BCA, Mandiri, dan BTN saat Imlek 2026, apakah pada tutup?
Momentum libur dan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 16–17 Februari 2026 membuat sejumlah bank besar nasional melakukan penyesuaian jadwal layanan kantor cabang.
Kebijakan ini mengikuti kalender hari libur nasional yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus menjadi bagian dari strategi menjaga kelancaran sistem transaksi masyarakat selama periode libur.
Beberapa bank yang melakukan penyesuaian operasional antara lain PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, serta PT Bank Tabungan Negara Tbk.
Secara umum, mayoritas kantor cabang tutup sementara selama dua hari libur tersebut.
Namun demikian, seluruh bank memastikan bahwa layanan digital tetap beroperasi penuh guna mengakomodasi kebutuhan transaksi nasabah, baik individu maupun pelaku usaha.
BCA: Kantor Tutup Dua Hari, Digital dan ATM Tetap Aktif
Manajemen BCA menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan meskipun kantor cabang tidak beroperasi.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyampaikan bahwa perseroan telah menyiapkan berbagai alternatif layanan berbasis digital agar nasabah tetap dapat melakukan transaksi kapan pun dan di mana pun.
Selama periode Imlek, BCA mengatur jadwal sebagai berikut:
- 14–15 Februari 2026: Weekend banking berjalan normal
- 16–17 Februari 2026: Seluruh kantor cabang tutup
- 18 Februari 2026: Operasional kembali seperti biasa
Meski cabang tidak buka, nasabah tetap bisa mengakses layanan melalui myBCA, BCA mobile, KlikBCA, serta jaringan lebih dari 20 ribu ATM yang tersebar di berbagai wilayah.
Fitur cardless transaction juga tetap tersedia untuk memudahkan setor maupun tarik tunai tanpa kartu fisik.
BRI: Tutup Sementara, Andalkan BRImo dan Agen BRILink
Sementara itu, BRI memutuskan menutup operasional kantor cabang pada 16–17 Februari 2026. Kebijakan ini sejalan dengan libur nasional yang berlaku.
Namun, aktivitas perbankan tetap berjalan melalui berbagai kanal digital seperti BRImo, ATM BRI, hingga jaringan Agen BRILink yang tersebar sampai pelosok daerah.
Layanan pembayaran e-commerce, transfer dana, serta pembayaran tagihan rutin juga tetap bisa dilakukan menggunakan fasilitas BRIVA.
BRI mengimbau nasabah agar memanfaatkan layanan digital untuk menghindari potensi kendala selama periode libur.
Bank Mandiri: Tetap Buka Layanan Terbatas
Berbeda dari sebagian bank lain, Bank Mandiri tetap membuka layanan terbatas pada 16–17 Februari 2026.
Kebijakan ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan nasabah tertentu, khususnya yang berkaitan dengan pembiayaan dan kredit.
Beberapa layanan yang tetap tersedia meliputi:
- Administrasi kredit dan pinjaman debitur
- Maintenance atau pemeliharaan rekening pinjaman
- Pelayanan khusus yang telah dijadwalkan sebelumnya
Nasabah disarankan mengecek daftar cabang yang melayani operasional terbatas melalui kanal resmi Bank Mandiri agar tidak terjadi kesalahan informasi.
BNI: Operasional Terbatas di 16 Kantor Cabang
BNI juga menerapkan kebijakan operasional terbatas, khususnya pada 16 Februari 2026, dengan membuka layanan di sekitar 16 kantor cabang yang tersebar di beberapa kota besar.
Untuk kebutuhan transaksi harian, nasabah tetap dapat menggunakan BNI Mobile Banking, ATM, serta layanan digital lainnya.
Layanan penuh di seluruh jaringan cabang diperkirakan kembali normal mulai 18 Februari 2026.
Kebijakan ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara pelayanan kepada nasabah dan penyesuaian terhadap kalender libur nasional.
BTN: Tutup Cabang, Ingatkan Transaksi Kliring Lebih Awal
BTN mengikuti ketentuan libur nasional dengan menutup operasional kantor cabang pada 16–17 Februari 2026.
Meski demikian, layanan digital seperti BTN Mobile dan Bale by BTN tetap dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi, termasuk transfer dana, pembayaran, hingga pengecekan saldo.
BTN juga memberikan perhatian khusus terhadap transaksi kliring bernilai besar.
Nasabah diimbau menyelesaikan transaksi tersebut paling lambat Jumat, 13 Februari 2026, guna menghindari keterlambatan proses akibat libur panjang.
Layanan Digital Jadi Andalan Selama Libur
Penyesuaian operasional selama libur Imlek 2026 menunjukkan bahwa transformasi digital perbankan semakin berperan penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat.
Meski kantor fisik tidak sepenuhnya beroperasi, layanan berbasis aplikasi dan jaringan ATM tetap menjadi solusi utama.
Dengan kesiapan sistem digital yang terus ditingkatkan, perbankan nasional berupaya memastikan bahwa momentum libur tidak menghambat kelancaran transaksi, baik untuk kebutuhan pribadi, bisnis, maupun pembayaran rutin.
Masyarakat pun diimbau untuk merencanakan transaksi penting lebih awal dan memanfaatkan layanan elektronik agar aktivitas keuangan tetap berjalan lancar selama periode Imlek.
