sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Jasa Raharja memastikan layanan bagi masyarakat selama periode libur Lebaran 2026 berjalan cepat, responsif, dan tepat sasaran. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin menginstruksikan seluruh jajaran perusahaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama periode Siaga Idul Fitri 1447 H yang berlangsung pada 13-27 Maret 2026.

“Periode Idul Fitri selalu menjadi momentum dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, saya menginstuksikan seluruh Insan Jasa Raharja untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap korban kecelakaan lalu lintas memperoleh penanganan dan santunan secara cepat dan tepat,” kata Awaluddin dalam keterangannya dikutip dari Antara pada Jumat, (13/3/2026).

Ia menegaskan tidak boleh ada korban kecelakaan yang menunggu penanganan maupun santunan dari Jasa Raharja.

“Tidak boleh ada korban yang menunggu, dan tidak boleh ada kejadian yang terlewat dari layanan kita,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data mobilitas masyarakat serta hasil evaluasi dari periode sebelumnya guna mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan lalu lintas.

Jelang Mudik Lebaran 2026, Jasa Raharja Optimalkan Pos Layanan

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, jasa Raharja mengoptimalkan berbagai infastruktur layanan, termasuk Pos Pelayanan terpadu yang tersebar di sejumlah wilayah strategis.

Pos layanan tersebut merupakan hasil sinergi dengan Korlantas Polri serta sejumlah pemangku kepentingan lain untuk memberikan layanan informasi, bantuan, hingga dukungan keselamatan bagi para pemudik selama perjalanan.

Selain itu, Jasa Raharja juga menyiapkan tenda taktis di jalur tol strategis serta unit keselamatan lalu lintas di berbagai kantor wilayah dan cabang.

Seluruh fasilitas ini disiapkan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, sekaligus memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat.

Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Awaluddin juga menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan berbagai pihak, seperti Korlantas polri, Kementrian Perhubungan, BPJS Kesehatan, hingga rumah sakit mitra.

Koordinasi tersebut dinilai menjadi kunci untuk memastikan kelancaran layanan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

“Kita harus memastikan seluruh layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja berjalan optimal selama periode Siaga Idul Fitri. Kesiapsiagaan harus dilakukan selama 24 jam penuh dengan monitoring dan pelapor secara ketika agar seketika agar setiap kejadian dapat segera ditangani,” ucapnya.

Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Jasa Raharja juga menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Idul Fitri 1447 H Tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional bagi seluruh jajaran Jasa Raharja untuk memastikan kesiapan operasional menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus udik dan arus balik Lebaran 2026.

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui layanan asuransi kecelakaan yang disediakan Jasa Raharja.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sekaligus memperkuat peran negara dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi.