Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kalender event DKI Jakarta Maret 2026 resmi rilis dalam dalam rangka menyongsong peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

Sepanjang bulan ini, masyarakat akan disuguhkan beragam agenda seni dan budaya mulai dari pameran, pertunjukan teater, festival Betawi, hingga perayaan Cap Go Meh.

Rangkaian acara digelar di berbagai lokasi ikonik seperti Taman Ismail Marzuki, Museum Bahari, Museum Wayang, Gedung Kesenian Jakarta, hingga kawasan Setu Babakan.

Kalender Event DKI Jakarta Maret 2026

Berikut ini daftar lengkap agenda budaya Maret 2026 di Jakarta:

1. Gerhana Bulan Total di TIM (3 Maret 2026)

Fenomena astronomi Gerhana Bulan Total akan dirayakan melalui kegiatan piknik malam yang diinisiasi Planetarium & Observatorium Jakarta di Lobby dan Plaza Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM).

Acara ini mengajak masyarakat menikmati momen langka sambil mengikuti edukasi astronomi.

2. Festival Bedug Tingkat Provinsi DKI Jakarta (7 Maret 2026)

Bertempat di Plaza Teater Besar TIM, festival ini menjadi ajang kompetisi seni bedug yang sebelumnya telah melalui seleksi tingkat kota administrasi.

Peserta terbaik akan tampil di tingkat provinsi sebagai bagian dari semarak Ramadan.

3. Wayang dan Seni Tradisi

Beberapa pertunjukan wayang yang digelar bulan ini antara lain:

  • Paguyuban Wayang Orang Bharata – “Bagong Kembar” (7 Maret 2026) di Gedung Wayang Orang Bharata.
  • Pergelaran Wayang Rutin – Wayang Orang Betawi (29 Maret 2026) di Museum Wayang.

Pertunjukan ini menjadi bentuk pelestarian seni teater tradisional Betawi sekaligus ruang apresiasi masyarakat terhadap budaya Nusantara.

4. Festival Cap Go Meh (3 Maret 2026)

Dukungan penampilan seni budaya akan memeriahkan Festival Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point.

Perayaan ini menampilkan akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara dalam balutan seni pertunjukan khas Jakarta.

5. Ngabuburit Cahaya Ramadan (7 Maret 2026)

Berlangsung di Aula PPK Jalan H. Naman, kegiatan ini menghadirkan pertunjukan seni budaya dalam rangka menyambut waktu berbuka puasa, memadukan nilai religius dan tradisi lokal.

6. TEDxSampoerna University (7 Maret 2026)

Bertajuk After All What Remains, acara ini digelar di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki dengan menghadirkan delapan pembicara dari berbagai bidang. (Tiket berbayar)

7. Musical & Pertunjukan Teater

  • Sanggar Parikesit – Musical Drama Odisea Pinokio (29 Maret 2026) di Gedung Kesenian Jakarta.
  • Pentas Winter Class – Indonesian Musical Company (14 Maret 2026) di Gedung Kesenian Miss Tjitjih.
  • Pertunjukan Sabilul Razak (28 Maret 2026) di Gedung Kesenian Miss Tjitjih.

Beragam pertunjukan ini memperlihatkan kreativitas generasi muda dalam seni musik, tari, dan teater.

8. Pergelaran Kesenian Betawi (22, 28, 29 Maret 2026)

Digelar di Kampung MH Thamrin, PBB Setu Babakan, acara ini menampilkan seni tradisional Betawi secara reguler sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

9. Pameran Seni & Sejarah

Sejumlah pameran menarik turut meramaikan bulan Maret:

  • Crimson Giit Exhibition (5 Feb – 5 Apr 2026) di Museum Bahari.
  • Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants (hingga 26 Maret 2026) di Museum Bahari.
  • #ARTHEFACT 25: Sriwijaya Across The Land, Rivers, and Sea (hingga 26 Maret 2026) di Museum Bahari.
  • Looking For The East (hingga 26 Maret 2026) di Museum Bahari.
  • Pameran Batik “Silang Budaya di Atas Kain” (hingga 31 Maret 2026) di Museum Tekstil.
  • Lab Perspektif Perempuan Perupa (2–8 Maret 2026) di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki.

Pameran ini mengangkat tema sejarah maritim, lingkungan, budaya Tiongkok-Indonesia, hingga peran perempuan dalam seni rupa.

10. Workshop Seni Budaya Betawi (Maret–November 2026)

Diselenggarakan di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, workshop ini mengajak masyarakat mempelajari seni tradisional Betawi secara interaktif.

Komitmen Menuju 5 Abad Jakarta

Rangkaian agenda Maret 2026 ini menjadi bagian dari program “Menuju 5 Abad Jakarta”, sekaligus wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat ekosistem seni dan budaya.

Melalui berbagai pameran, pertunjukan, dan festival, Jakarta kembali menegaskan identitasnya sebagai kota global yang tetap berpijak pada akar tradisi.