sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Seorang karyawan lapangan padel berinisial AL menjadi korban penyekapan selama dua hari di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Korban diduga disekap setelah dituduh mencuri raket padel di tempatnya bekerja.

Kasus tersebut viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan korban menangis sambil bersimpuh di kaki ibunya. Dalam video itu juga terlihat anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan mendatangi lokasi kejadian.

Karyawan Padel Dituduh Curi Raket Disekap 2 Hari

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengatakan kasus ini terungkap setelah ibu korban melapor karena anaknya tidak kunjung pulang selama dua hari usai dijemput beberapa orang.

“Yang datang melakukan laporan polisi adalah seorang perempuan inisial M yang menjelaskan bahwa anaknya, anaknya itu alias inisial AL, yang pada hari Senin 22 Juni telah dijemput ke rumah kemudian dibawa dan sudah dua hari belum pulang,” kata Joko Adi pada Sabtu, (27/6/2026).

Laporan tersebut diketahui diterima polisi pada 24 Juni 2026 dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Resmob Polres Metro Jakarta Selatan.

Tersangka 4 Orang Rekan Kerja

Hasil penyelidikan mengungkap empat pelaku berhasil diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Pelaku ini ada empat orang, inisialnya ASB, RRK, AH, dan DW. terhadap empat pelaku ini sudah dilakukan penahanan,” imbuhnya.

Joko menjelaskan, keempat tersangka merupakan rekan kerja korban di lapangan padel yang sama.

“Itu, (pelaku penganiayaan) sama-sama yang kerja di situ,” lanjutnya.

Polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para tersangka untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif penyekapan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga disekap karena dituduh mengambil raket padel milik tempat kerjanya.

“Jadi menurut informasi bahwa yang bersangkutan ini diduga mengambil barang dari tempat kerjanya,” pungkasnya.

Tanggapan Warganet

Kasus penyekapan tersebut menuai sorotan luas di media sosial. Banyak warganet mengecam tindakan para pelaku yang diduga memilih melakukan kekerasan dibanding menempuh jalur hukum.

“Ya Allah Astagfirullah tega banget dengan adanya kejadian ini semoga diangkat derajatnya,” tulis akun @intanari***

“Klo iya dituduh mencuri harusnya kasih bukti dan lapor polisi..ini kok disekap,” tulis @denny_***

“Miris banget. Apa pun masalahnya, tidak ada yang membenarkan main hakim sendiri sampai menyiksa orang. Semoga kasus ini diproses tuntas,” tulis @norap***