sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kebakaran 16 rumah di Bangka Jaksel terjadi pada Selasa (10/2/2026) dini hari di kawasan permukiman padat Jalan Bangka III, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Peristiwa ini menghanguskan belasan bangunan dan berdampak pada puluhan warga, dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.39 WIB di wilayah Pela Mampang. Api baru berhasil dipadamkan hampir tiga jam kemudian setelah petugas pemadam kebakaran mengerahkan puluhan personel dan armada ke lokasi kejadian.

“Objek yang terbakar rumah tinggal. Jumlah obyek yang terbakar 16 bangunan,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal, Selasa (10/2/2026).

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran

Asril menjelaskan, kebakaran diduga dipicu oleh gangguan kelistrikan pada salah satu bangunan di kawasan tersebut. Api dengan cepat merambat karena jarak antarbangunan yang berdekatan.

“Dugaan penyebab fenomena listrik,” katanya.

Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dan 91 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman dimulai sejak pukul 04.48 WIB dan dilanjutkan dengan pendinginan intensif guna mencegah api kembali menyala.

Proses pendinginan menjadi tahap terlama, dimulai sejak pukul 06.30 WIB dan berlangsung selama 3 jam. Petugas harus mengurai material bangunan yang terbakar agar api benar-benar padam. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 07.55 WIB.

22 Keluarga Terdampak Kerugian Capai Rp 2,9 M dan Tidak Ada Korban Jiwa

Luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 875 meter persegi. Sebanyak 55 jiwa dari 22 kepala keluarga tercatat terdampak dalam peristiwa tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warga berhasil menyelamatkan diri saat api mulai muncul di salah satu rumah.

“Sekitar pukul 04.30 WIB, penghuni bangun mendengar suara yang terbakar di atap, lalu membangunkan suami.

Kemudian suami naik ke lantai 2 untuk membawa anaknya keluar,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 2,93 miliar.