sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kecelakaan maut bus pariwisata di Tol Cipali Km 78A Kabupaten Purwakarta, tejadi pada Senin (16/2/2026) dini hari, menewaskan sopir dan melukai puluhan penumpang.

Bus yang mengangkut rombongan wisata asal Banten itu menghantam truk sebelum terpental ke pembatas jalan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Km 78A. Bus bernomor polisi A 7709 B melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon saat insiden terjadi.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho menjelaskan, kecelakaan bermula ketika bus menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya.

“Bus menabrak truk di depannya, kemudian terpental dan membentur pembatas jalan. Sopir bus meninggal dunia di tempat. Truk yang terlibat sementara melarikan diri dan masih dalam pengejaran kami,” ucap Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, Senin (16/2/2026).

Sementara itu, sopir bus Ujang Nurdin (58), warga Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia di lokasi setelah terjepit di bagian depan kendaraan yang ringsek parah.

Penumpang Panik, Sebut Nama Allah dan Istighfar

Suasana mencekam menyelimuti kabin bus sesaat setelah benturan keras terjadi. Para penumpang yang sebagian besar tertidur mendadak terbangun dan panik.

Eti Yanti (37), salah satu penumpang selamat, mengaku tidak mengetahui persis penyebab kecelakaan karena semuanya terjadi begitu cepat.

“Enggak tahu apa-apa, tahu-tahu sudah nabrak. Darah sudah keluar,” ujar Eti yang mengalami luka sobek di bagian dahi akibat terhantam jok.

Ia menuturkan, bus sempat oleng sebelum akhirnya menghantam pembatas jalan.

“Busnya oleng ke kiri, nabrak pembatas. Semua teriak-teriak, nyebut nama Allah, istigfar,” ucapnya dengan nada gemetar di RS Abdul Radjak Purwakarta.

28 Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

Bus tersebut diketahui tengah mengantar rombongan wisata asal Cilegon menuju kawasan Ciater, Subang. Dari total 65 penumpang, sebanyak 28 orang dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta akibat mengalami luka ringan hingga sedang.

Pantauan di rumah sakit, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dipenuhi korban yang menjalani perawatan karena luka memar, luka sobek, serta perban di bagian kepala dan tangan.

Pihak kepolisian memastikan penumpang yang kondisinya telah stabil akan segera dipulangkan ke Banten dengan penjemputan dari keluarga.

Sementara itu, jenazah Ujang Nurdin masih berada di kamar jenazah rumah sakit menunggu penjemputan dari pihak keluarga.