Keutamaan Puasa Nisfu Syaban, Amalan Sunnah Menyambut Bulan Suci Ramadan
HAIJAKARTA.ID – Puasa di bulan Syaban termasuk amalan sunnah yang dianjurkan untuk melatih diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Salah satu ibadah yang banyak dikerjakan umat Islam adalah puasa Nisfu Syaban.
Lantas, bagaimana penjelasan mengenai keutamaan puasa Nisfu Syaban menurut para ulama?
Ulama kharismatik Buya Yahya dalam tulisannya berjudul Hujjah Ilmiah Amalan di Bulan Syaban menyebutkan bahwa mayoritas ulama sepakat menghidupkan malam dan hari Nisfu Syaban hukumnya sunnah.
Salah satu bentuk pengamalannya adalah dengan melaksanakan puasa.
Menurut Buya Yahya, puasa di pertengahan bulan Syaban dapat menjadi bagian dari ibadah sunnah yang dianjurkan, terutama sebagai persiapan spiritual menjelang Ramadan.
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026?
Nisfu Syaban diperingati setiap tanggal 15 bulan Syaban dalam kalender Hijriah.
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, puasa Nisfu Syaban pada 2026 jatuh pada Selasa, 13 Februari 2026.
Umat Islam dapat mulai membaca niat puasa Nisfu Syaban sejak malam hari pada Senin, 12 Februari 2026 setelah waktu Maghrib, lalu melaksanakan sahur sebelum imsak.
Niat Puasa Nisfu Syaban
Dikutip dari buku Meraih Surga dengan Puasa karya Herdiansyah Achmad, berikut bacaan niat puasa Nisfu Syaban.
Niat Puasa Nisfu Syaban Malam Hari
نَوَيْتُ الصَّوْمَ فِى النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ سُنَّةَ اللَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitush shauma fin nishfi min sya’bana sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: Saya berniat puasa sunnah pada pertengahan bulan Syaban karena Allah Ta’ala.
Niat Puasa Nisfu Syaban Siang Hari
Jika lupa berniat pada malam hari, niat masih dapat dibaca di siang hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu souma hadzalyaumi ‘an ada’i sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.
Artinya: Hamba berniat puasa sunnah Syaban hari ini karena Allah SWT.xf
Keutamaan Puasa Nisfu Syaban
Adapaun keutamaan yang didapat saat menjalankan puasa di bulan Nisfu Syaban yaitu:
Memperbanyak Amal di Bulan Sya’ban
Bulan Sya’ban dikenal sebagai waktu diangkatnya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW pernah menyampaikan bahwa Sya’ban merupakan bulan ketika amalan dilaporkan, dan beliau menyukai jika amal tersebut diangkat dalam keadaan berpuasa.
Karena itu, puasa Nisfu Sya’ban menjadi salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Persiapan Menyambut Ramadhan
Menunaikan puasa Nisfu Sya’ban juga menjadi sarana persiapan fisik dan mental sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Kebiasaan berpuasa sejak Sya’ban membantu umat Islam menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan lebih kuat, disiplin, dan penuh kekhusyukan.
Menumbuhkan Rasa Syukur
Puasa Nisfu Sya’ban mengajarkan pentingnya mensyukuri nikmat waktu dan kesempatan yang Allah SWT berikan.
Dalam suasana tenang selama berpuasa, seorang Muslim dapat merenungi besarnya rahmat dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Meraih Ampunan Allah SWT
Salah satu keutamaan puasa Nisfu Sya’ban adalah terbukanya peluang meraih ampunan dari Allah SWT.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Musa Al-Asy’ari, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa pada malam pertengahan bulan Sya’ban, Allah memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang menyekutukan-Nya atau menyimpan permusuhan.
Melalui puasa Nisfu Sya’ban, umat Islam berkesempatan mendapatkan rahmat dan pengampunan yang luas.
Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam.
Melaksanakan puasa Nisfu Sya’ban sebagai bagian dari sunnah beliau menjadi salah satu cara meneladani kehidupan Rasulullah SAW sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
5 Manfaat Puasa Nisfu Sya’ban bagi Umat Islam
1. Meningkatkan Ketakwaan
Puasa Nisfu Sya’ban membantu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dengan menahan lapar dan dahaga, seorang Muslim dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu serta lebih fokus menjalankan ibadah.
2. Membersihkan Dosa-Dosa
Puasa Nisfu Sya’ban menjadi momentum introspeksi diri dan memohon ampunan atas kesalahan yang telah lalu.
Ibadah ini membantu umat Islam menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang lebih bersih dan penuh keikhlasan.
3. Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Menjalani puasa Nisfu Sya’ban menumbuhkan empati terhadap sesama.
Rasa lapar dan haus yang dirasakan mendorong kesadaran akan pentingnya berbagi serta peduli kepada mereka yang membutuhkan.
4. Melatih Kesabaran dan Pengendalian Diri
Puasa Nisfu Sya’ban menjadi sarana melatih kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian.
Umat Islam belajar menahan emosi, menjaga lisan, serta mengontrol perilaku agar tetap berada dalam koridor kebaikan.
5. Mempersiapkan Diri Menyambut Ramadhan
Puasa Nisfu Sya’ban membantu mempersiapkan fisik dan mental menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Dengan membiasakan diri berpuasa lebih awal, umat Islam dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih optimal dan khusyuk.

