Kriteria Driver yang Dapat BHR 2026, Ini Syarat dan Skema Besarannya!
HAIJAKARTA.ID – Pemerintah bersama perusahaan aplikator transportasi online tengah menyiapkan skema Bonus Hari Raya (BHR) 2026 bagi pengemudi ojek online (ojol).
Namun, tidak semua mitra pengemudi otomatis menerima bonus tersebut.
Terdapat sejumlah kriteria driver yang dapat BHR 2026 yang harus dipenuhi.
Berdasarkan aturan pemerintah serta rilis resmi Gojek, BHR diberikan secara selektif agar tepat sasaran.
Setidaknya ada tiga kriteria utama yang menjadi penentu kelayakan mitra ojol sebagai penerima BHR.
Kriteria Driver yang Dapat BHR 2026
Berikut daftar Kriteria Driver yang Dapat BHR 2026 yang dirapikan dan mudah dipahami:
1. Waktu Aktif Mitra
Pengemudi harus aktif dan rutin menyelesaikan pesanan dalam periode tertentu. Status terdaftar di aplikasi saja tidak cukup tanpa aktivitas perjalanan yang konsisten.
2. Tingkat Kinerja
Konsistensi dan performa dalam menyelesaikan order menjadi indikator utama. Semakin tinggi rasio penyelesaian perjalanan, semakin besar peluang pengemudi menerima BHR.
3. Kepatuhan Mitra
Pengemudi wajib mematuhi Tata Tertib Gojek (TarTibJek) dan tidak memiliki catatan pelanggaran. Kepatuhan dinilai sebagai kontribusi positif terhadap kualitas layanan.
Dengan ketentuan tersebut, kriteria driver yang dapat BHR 2026 diharapkan mendorong profesionalisme serta meningkatkan mutu layanan mitra ojek online.
Skema dan Besaran BHR Ojol 2026
Hingga kini, besaran pasti BHR 2026 masih belum diumumkan.
Namun, pemerintah telah merekomendasikan dua skema pemberian bonus yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/3/HK.04.00/III/2025 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan bagi Pengemudi dan Kurir Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi.
Skema pertama adalah bonus proporsional, yakni sebesar 20 persen dari rata-rata penghasilan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir bagi mitra yang tergolong produktif.
Sementara skema kedua adalah bonus sesuai kemampuan perusahaan, di mana mitra di luar kategori produktif tetap berpeluang menerima BHR, meski nominalnya disesuaikan dengan kondisi finansial perusahaan aplikator.
Aplikator Pastikan Program BHR Tetap Berjalan
Perusahaan aplikator transportasi online seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Grab Indonesia, dan Maxim memastikan program BHR tetap akan dilaksanakan pada Lebaran 2026.
Program ini disebut sebagai bentuk apresiasi kepada mitra driver yang telah berkontribusi sepanjang tahun.
CEO GOTO, Hans Patuwo, menyampaikan bahwa pihaknya masih merumuskan skema BHR secara lebih rinci, termasuk besaran nominal yang akan diberikan kepada mitra pengemudi.
“Program BHR dipastikan kembali dijalankan tahun ini. Saat ini kami masih menyusun detailnya, termasuk terkait besaran bonus yang akan diberikan. Setelah skema final, informasinya akan kami sampaikan secara terbuka,” ujar Hans dalam konferensi pers di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan, pengumuman resmi terkait pencairan dan jumlah BHR akan disampaikan setelah seluruh proses perumusan selesai.
Dengan demikian, para mitra diminta bersabar menunggu keputusan final dari perusahaan dan pemerintah.

