Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Peristiwa kecelakaan terjadi di wilayah Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat yang melibatkan antara Sopir Angkutan Umum (Angkot) inisial MRM (24) menabrak seorang pejalan kaki berinisial NS (30) yang berakhir pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian usai dibujuk sang istri.

Diketahui, kejadian terjadi pada Rabu, (21/1/2026) saat malam hari yang bermula dengan sopir mengendarai Angkot dengan No.Pol F 1983 PG menabrak seorang pejalan kaki di depan Udiklat PLN, Cibago.

Pelaku Sempat Melarikan Diri

Sebelumnya, pelaku MRM sempat melarikan diri, lantaran merasa takut telah menabrak NS kemudian pihak Satlantas Polres Bogor melakukan pencarian dengan membagi 2 tim.

“Pada saat kejadian memang sopir itu kabur, mungkin karena ketakutan atau bagaimana,” kata Ipda Ares.

Tim pertama ditugaskan menangani TKP, sementara tim satunya melakukan pencarian MRM hingga sampai di kediamannya yaitu, di wilayah Cisarua.

Pada saat sampai di kediaman MRM hanya ada istrinya, namun kata Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, istri MRM membujuk suaminya untuk bertindak kooperatif kepada pihak kepolisian hingga sang suami menyerahkan diri.

“Lalu pada akhirnya singkat cerita. Istrinya itu mungkin membujuk lalu kemudian sopir angkotnya datang dan menyerahkan ke Kantor Sub Unit Laka Ciawi,” kata Ares pada Sabtu, (24/1/2026).

Kronologi Sopir Angkot di Bogor Tabrak Pejalan Kaki

Ipda Ares Rahman mengatakan jika korban (NS) sedang menyebrang jalan dan tertabrak hingga terseret sejauh 200 meter dari titik kejadian sehingga menyebabkan luka berat pada bagian tubuh korban.

“Korban penyebrang jalan berinisial NS terseret sejauh sekitar 200 meter,” kata Arif pada Sabtu, (24/1/2026).

Sebelumnya, diketahui pada saat kejadian sopir bergerak ke kanan jalan melewati marka jalan yang tidak terputus untuk mendahului kendaraan jenis minibus yang tidak diketahui nomor polisinya lantaran telah meninggalkan TKP.

“Hendak mendahului kendaraan jenis minibus NO.Pol tidak diketahui (meninggalkan TKP) yang bergerak searah didepannya,” ucap arif.

Body samping angkot tersebut diketahui telah menabrak NS yang bergerak dari kiri ke kanan jalan dari arah Gadog, akibatnya NS mengalami luka pada sejumlah bagian tubuhnya di bagian tangan, pipi, ketiak, dan paha.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan pengobatan alternatif guna mendapatkan penanganan perawatan.

Saat ini, pelaku sedang dalam pemeriksaan di Gakkum Subnit Ciawi Satlantas Polres Bogor.