Kronologi Tiga Pekerja Sedot WC Meninggal di Septic Tank Tanah Abang Jakarta Pusat
HAIJAKARTA.ID – Tiga pekerja jasa sedot WC dilaporkan meninggal dunia saat berada di dalam septic tank di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025) dini hari.
Ketiganya diduga tewas setelah menghirup gas beracun di dalam tangki tersebut.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat telah mengevakuasi seluruh jenazah korban dari lokasi kejadian.
Perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Yuli Syahroni, membenarkan bahwa jumlah korban dalam peristiwa tersebut mencapai tiga orang.
“Di mana ini jumlah korbannya ada tiga orang,” jelasnya, dikutip dari Kompas TV.
Kronologi Tiga Pekerja Sedot WC Meninggal di Septic Tank
Yuli menjelaskan, insiden bermula ketika ketiga korban tengah menjalankan pekerjaan rutin menyedot septic tank yang biasanya dilakukan sebulan sekali.
Berdasarkan keterangan rekan kerja mereka, salah satu korban pertama kali turun ke dalam septic tank usai proses penyedotan dan pengaliran udara menggunakan blower.
“Dalam prosesnya setelah disedot, di-blower, korban turun. Baru sampai di bawah, karena di dalam septic tank itu gas beracun, korban langsung meninggal,” kata Yuli.
Namun, sesaat setelah berada di dasar septic tank, korban pertama diduga langsung menghirup gas beracun hingga kehilangan nyawa.
Melihat kondisi tersebut, rekan korban berusaha memberikan pertolongan, tetapi justru ikut terpapar gas berbahaya.
Nasib serupa juga dialami korban ketiga yang mencoba membantu.
“Berturut-turut temannya yang berusaha menyelamatkan, begitu juga, meninggal, sampai tiga orang,” ungkap Yuli.
Ia menambahkan, petugas Gulkarmat segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan mengerahkan sekitar 15 personel rescue yang dilengkapi alat bantu pernapasan.
“Tadi ada sekitar 15 personel,” kata Yuli.
“Kesulitannya karena saat akan mengangkat korban masih adanya gas, jadi tidak bisa langsung masuk,” tambahnya.
Proses evakuasi sempat terkendala karena gas beracun masih berada di dalam septic tank, sehingga petugas tidak bisa langsung masuk ke lokasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah ketiga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

