sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Seorang wanita berinisial SM (23) ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Letnan Arsyad Raya, RT 004/RW 012, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Peristiwa wanita tewas dalam kamar kos di Bekasi itu terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 21.56 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondunuwu, mengatakan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Iya betul, korban berusia 23 tahun. Untuk tanda-tanda kekerasan kami tidak menemukan di tubuh korban,” kata Braiel saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Jenazah SM telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses otopsi.

“Jenazah korban, dengan persetujuan pihak keluarga, dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian,” ujar Braiel.

Kronologi Penemuan Wanita Tewas dalam Kamar Kos di Bekasi

Menurut keterangan polisi, peristiwa bermula saat orangtua korban tidak dapat menghubungi SM. Telepon seluler korban diketahui sudah tidak aktif sejak beberapa waktu sebelumnya.

“Karena tidak bisa dihubungi, orangtua korban kemudian meminta saudara korban untuk mendatangi kosan dan mengecek kondisi korban,” tutur Braiel.

Setibanya di lokasi, saudara korban berulang kali mengetuk pintu kamar kos. Namun, tidak ada jawaban dari dalam. Saudara korban kemudian meminta bantuan petugas keamanan kos untuk membuka pintu menggunakan kunci cadangan.

“Saat pintu berhasil dibuka dan saudara korban bersama pihak keamanan masuk ke kamar, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernapas,” jelasnya.

Pihak keluarga kemudian menghubungi Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memastikan kondisi korban. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Bekasi Selatan.

Hingga kini, kasus wanita tewas dalam kamar kos di Bekasi tersebut masih ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Polisi menegaskan penyelidikan masih berlangsung sambil menunggu hasil otopsi dari rumah sakit.

“Kami masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkas Braiel.