Lengkap! Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan Saat Ramadan
HAIJAKARTA.ID- Bacaan niat zakat fitrah untuk anak laki-laki dan Perempuan saat ramadan memang perlu dipersiapkan.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Islam diwajibkan menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyempurna ibadah puasa Ramadan.
Zakat ini tidak hanya diwajibkan bagi orang dewasa, tetapi juga berlaku bagi anak-anak yang menjadi tanggungan kepala keluarga.
Biasanya, zakat fitrah dibayarkan oleh orang tua atau kepala keluarga untuk dirinya sendiri serta anggota keluarga yang berada dalam tanggungannya, termasuk anak laki-laki maupun anak perempuan.
Pengertian dan Kewajiban Zakat Fitrah
Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan setiap Muslim pada akhir bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
Kewajiban ini berlaku bagi setiap Muslim yang masih hidup ketika memasuki malam 1 Syawal.
Mengutip keterangan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), zakat fitrah wajib ditunaikan oleh orang yang memiliki kelebihan makanan pokok untuk kebutuhan dirinya dan keluarganya pada malam Idul Fitri dan hari berikutnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, zakat fitrah juga bertujuan untuk menyucikan diri dari kekurangan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Ketika orang tua membayarkan zakat fitrah untuk anak laki-laki, maka niatnya dapat dibaca sebagai berikut:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي …. فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii … fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Jika zakat fitrah diniatkan untuk anak perempuan, maka bacaan niatnya sebagai berikut:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي … فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an bintii … fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Zakat Fitrah Dibayarkan oleh Kepala Keluarga
Dalam praktiknya, zakat fitrah biasanya ditunaikan oleh kepala keluarga yang bertanggung jawab atas nafkah anggota keluarganya.
Oleh karena itu, seorang ayah dapat membayarkan zakat fitrah sekaligus untuk istri dan anak-anaknya.
Namun, pembayaran zakat fitrah juga dapat diwakilkan oleh anggota keluarga lainnya selama niatnya jelas diperuntukkan bagi orang yang dizakati.
Doa Saat Membayar Zakat Fitrah
Selain membaca niat, umat Islam juga dianjurkan membaca doa ketika menunaikan zakat fitrah agar amal ibadah tersebut diterima oleh Allah SWT.
Arab:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 127)
Mengetahui bacaan niat zakat fitrah sangat penting agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat.
Niat tersebut dapat disesuaikan dengan siapa zakat itu dibayarkan, baik untuk diri sendiri, pasangan, maupun anak-anak.
Dengan menunaikan zakat fitrah, umat Islam tidak hanya menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.
