Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Link Buku Broken Strings Aurelie Moeremans tengah ramai diburu pembaca setelah memoar tersebut viral di media sosial.

Buku yang mengisahkan perjalanan hidup sekaligus trauma pribadi Aurelie Moeremans itu dibagikan secara gratis melalui tautan resmi Google Drive milik sang penulis.

Aurelie menyediakan dua versi buku Broken Strings, yakni versi bahasa Indonesia dan versi bahasa Inggris, untuk menjangkau pembaca yang lebih luas.

Untuk versi bahasa Indonesia, link buku Broken Strings Aurelie Moeremans dapat diakses melalui format PDF di Google Drive resmi penulis.

Sementara itu, pembaca internasional juga dapat membaca Broken Strings versi bahasa Inggris melalui tautan yang telah disediakan Aurelie.

Namun, karena buku ini sempat viral, akses link terkadang mengalami kendala akibat tingginya jumlah pengunjung.

Pembaca disarankan mencoba kembali di waktu lain jika tautan tidak dapat dibuka.

Cara Alternatif Akses Link Buku Broken Strings Aurelie Moeremans

Jika link buku Broken Strings Aurelie Moeremans tidak bisa diakses melalui Google Drive, Aurelie juga menyediakan jalur alternatif yang dinilai lebih aman karena langsung mengarah ke tautan resmi miliknya.

Pembaca dapat mengunjungi akun Instagram resmi Aurelie Moeremans, lalu masuk ke tautan di bio atau Linktree.

Setelah itu, pembaca bisa memilih versi buku Broken Strings yang diinginkan, baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, untuk dibaca secara online atau disimpan.

Cara ini kerap direkomendasikan karena mengurangi risiko mengakses tautan tidak resmi yang beredar di luar kanal pribadi penulis.

Sinopsis Buku Broken Strings Aurelie Moeremans

Buku Broken Strings merupakan memoar yang mengungkap pengalaman traumatis Aurelie sebagai penyintas grooming, manipulasi emosional, serta kekerasan dalam hubungan yang toksik.

Kisah ini bermula dari masa kecil Aurelie di Belgia. Ia tumbuh dalam kondisi ekonomi keluarga yang terbatas dan tinggal di sebuah apartemen kecil.

Bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar, Aurelie telah mengalami perundungan dari lingkungan sekitarnya.

Saat pindah ke Indonesia, kehidupan Aurelie mulai berubah. Ia meniti karier di dunia hiburan dan berhasil membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya hingga dikenal sebagai aktris ternama.

Namun, pada usia 15 tahun, Aurelie bertemu dengan seorang pria bernama Bobby, yang usianya hampir dua kali lipat darinya.

Hubungan yang awalnya tampak penuh perhatian perlahan berubah menjadi relasi yang sarat kontrol dan kekerasan.

Melalui buku ini, Aurelie menggambarkan bagaimana Bobby secara sistematis menjauhkannya dari keluarga dan lingkungan sosial, hingga ia mengalami kekerasan verbal, fisik, dan seksual.

Lewat Broken Strings, Aurelie menjelaskan bahwa hubungan yang mengatasnamakan cinta kerap dijadikan alat untuk menghilangkan jati diri korban, terutama ketika terdapat ketimpangan usia dan kekuasaan.

“Ini kisahku, traumaku, tapi juga kesembuhanku,” tulis Aurelie dalam bukunya.

Selain meluruskan berbagai rumor lama tentang dirinya, termasuk isu pernikahan yang tidak sah, Broken Strings juga hadir sebagai bagian dari proses penyembuhan Aurelie.

Ia menegaskan bahwa buku ini ditulis sebagai terapi pemulihan, tanpa niat menyerang pihak mana pun.

Nama dan lokasi dalam buku pun disamarkan demi menjaga privasi semua pihak yang terlibat.

Pada akhirnya, Broken Strings membawa pesan bahwa bertahan hidup adalah bentuk keberanian.

Luka dan pengalaman pahit yang selama ini dianggap aib dapat diubah menjadi sumber kekuatan, tidak hanya bagi Aurelie, tetapi juga bagi pembaca yang mengalami hal serupa.