Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Masyarakat kini dapat memantau situasi di kawasan Gedung DPR RI dan ruas Tol Dalam Kota secara langsung melalui layanan siaran CCTV resmi.

Dengan mengakses link CCTV depan DPR dan sekitar tol dalam kota, publik bisa mengetahui kondisi terkini usai demonstrasi yang berlangsung pada kemarin, 29 Agustus 2025.

Fasilitas ini membantu warga untuk melihat arus lalu lintas, penutupan jalan, hingga kondisi sekitar gedung parlemen tanpa harus berada langsung di lokasi.

Melalui tayangan tersebut, masyarakat bisa lebih waspada, mengatur perjalanan, serta mendapatkan gambaran nyata mengenai situasi terbaru di titik-titik penting ibu kota.

Link CCTV Depan DPR dan Sekitar Tol Dalam Kota

Berikut daftar tautan CCTV resmi yang bisa diakses:

  • CCTV Depan DPR
  • CCTV Tol Dalam Kota 1
  • CCTV Tol Dalam Kota 2
  • CCTV Tol Dalam Kota 3
  • CCTV Tol Dalam Kota 4
  • CCTV Tol Dalam Kota 5

Kondisi Jalan dan Tol Masih Ditutup

Berdasarkan pantauan lapangan pada Sabtu (30/8/2025) pagi, akses jalan Tol Dalam Kota serta jalur TransJakarta di kawasan Jalan Gatot Subroto masih belum dibuka.

Penutupan dimulai dari Jalan Layang Pancoran, sementara pintu tol di kawasan Kuningan–Semanggi juga tidak bisa dilewati.

Di lokasi terlihat pecahan kaca, batu, dan coretan di barikade beton menuju Polda Metro Jaya. Petugas PPSU serta dinas taman mulai membersihkan sejak pukul 05.00 WIB.

Daftar Gerbang Tol Dalam Kota yang Ditutup

Menurut laporan Jasa Marga pada pukul 07.34 WIB, gerbang tol berikut masih ditutup:

  • GT Angke 2 arah Cawang
  • GT Jelambar 2 arah Cawang
  • GT Tanjung Duren arah Cawang
  • GT Slipi 2 arah Cawang
  • GT Pejompongan arah Cawang

Selain itu, akses kendaraan menuju ruas tol dari Bandara ke Cawang serta dari Cawang hingga Slipi juga ditutup sementara. Kendaraan dialihkan ke Tol Cawang–Pluit melalui CMNP.

Layanan TransJakarta Belum Beroperasi

Hingga Sabtu pagi, PT TransJakarta memastikan armada bus belum bisa beroperasi karena sejumlah halte mengalami kerusakan setelah aksi massa sehari sebelumnya.

Manajemen TransJakarta menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

“Karena kondisi belum kondusif, layanan TransJakarta masih belum dapat beroperasi. Informasi terbaru tersedia melalui aplikasi TJ: Transjakarta maupun akun resmi @pt_transjakarta,” tulis pihak perusahaan melalui media sosial.