sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Belakangan ini, muncul laporan mengenai aplikasi Kantar yang diduga sebagai aplikasi scam oleh banyak Anggotanya.

Banyak pengguna mengeluh bahwa aplikasi yang awalnya menjanjikan hadiah dan uang tunai bagi para penggunanya ternyata tidak membayar seperti yang dijanjikan.

Terpantau Sejak kemarin (25/02) hingga saat ini website aplikasi kantar yang beralamat di www.idkantar.com, terpantau Down dan tidak bisa diakses.

website www.idkantar.com juga mencatut nama perusahaan riset pasar KANTAR Asli yang beralamat di www.kantar.com.

Peringatan Perusahaan Kantar Asli

Perusahaan KANTAR yang asli juga sudah memberikan peringatan (Notice) kepada semua anggotanya di indonesia melalui laman resminya.

“Waspadai penipuan, seperti tawaran pekerjaan palsu, permintaan pembayaran di muka untuk mulai bekerja, kantor cabang dan undangan ke acara yang menggunakan nama Kantar” ujarnya

“Kantar tidak pernah meminta pembayaran atau deposit dari individu untuk alasan apapun. Kantar hanya mengeluarkan insentif melalui metode pembayaran yang aman dan terverifikasi dan hanya setelah pengerjaan survey selesai”.

“Jika Anda telah menjadi korban penipuan yang menggunakan nama Kantar, kami menyarankan Anda untuk menghubungi otoritas penegak hukum setempat atau bank Anda untuk bantuan dana yang hilang, keamanan akun, atau perlindungan data pribadi”

“Untuk informasi resmi tentang Kantar, silakan kunjungi www.kantar.com” Tambahnya.

Modus Penipuan Kantar Palsu

Modus penipuan aplikasi Kantar terbilang halus. Awalnya, pengguna masih bisa menyelesaikan survei dan mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan hadiah.

Namun, ketika mereka mencoba menarik uang atau hadiah tersebut, sistem mulai memberikan berbagai alasan, seperti adanya “kesalahan teknis” atau pengguna harus memenuhi syarat tambahan yang tidak disebutkan sebelumnya.

Selain itu aplikasi Kantar palsu juga menawarkan imbalan investasi dengan janji keuntungan luar biasa, mulai dari 2% hingga 2,8% per hari.

Kantar juga sempat mengklaim tengah mengajukan lisensi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada 19 Februari 2025, mereka mengumumkan penghentian sementara transaksi untuk proses audit keuangan.

Namun, janji pencairan dana pada 20 Februari 2025 tak pernah terealisasi.

Paket hadiah “Terima Kasih” yang dijanjikan pada pukul 18.00 WIB juga ditunda tanpa kejelasan.

Aplikasi Kantar saat ini menjadi sorotan karena dugaan kuat bahwa aplikasi ini adalah scam.

Bagi anggota yang masih bisa menarik dana, disarankan segera melakukannya sebelum semuanya benar-benar hilang.

Jangan tergiur untuk menyetorkan uang lagi meski ada janji pengembalian.

Jika sudah menjadi korban, sebaiknya segera laporkan ke pihak berwenang dan bank untuk mengamankan data pribadi serta mencoba memulihkan dana yang hilang.