sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kemunculan lumba-lumba putih sempat menghebohkan warga di perairan Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Mamalia laut tersebut dilaporkan terlihat pada Sabtu (10/1/2026), namun hingga kini keberadaannya sudah tidak tampak lagi di kawasan tersebut.

Lumba-Lumba Putih Diduga Kembali ke Laut Lepas

Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) III Wilayah Kisaran, Suyono, mengatakan lumba-lumba putih yang sempat terlihat itu tidak lagi muncul setelah hari pertama dilaporkan.

“Dulu memang lumba-lumba putih terlihat, namun kini tidak pernah lagi,” ujar Suyono, Kamis (15/1/2026).

Suyono menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Tommy, serta Resor Tanjung Balai untuk menindaklanjuti laporan warga. Tim kemudian melakukan pengecekan lapangan sehari setelah informasi diterima.

“Pada Minggu kami langsung turun ke lokasi, tetapi tidak menemukan keberadaan lumba-lumba. Keesokan harinya kami kembali melakukan pengecekan, hasilnya juga nihil,” katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan menggunakan peta digital, jarak antara lokasi kemunculan lumba-lumba putih di Sungai Paham menuju muara Bagan Asahan yang terhubung langsung ke Selat Malaka diperkirakan sekitar 11 kilometer.

Jarak tersebut dinilai masih wajar untuk jalur jelajah lumba-lumba.

“Secara pergerakan, jarak itu masih tergolong normal bagi lumba-lumba. Hewan ini memang memiliki area jelajah yang cukup luas,” ucap Suyono.

Ia menambahkan, hingga saat ini tim belum melakukan pemeriksaan lapangan lanjutan karena kondisi lumba-lumba tidak dalam keadaan terjebak maupun terdampar.

“Karena lumba-lumba tersebut berenang bebas dan tidak mengalami kondisi darurat, kuat dugaan hewan itu sudah kembali ke laut lepas,” ujarnya.

Sebelumnya, informasi mengenai kemunculan lumba-lumba putih beredar luas di media sosial.

Sejumlah warga mengaku melihat langsung mamalia laut tersebut saat melintas menggunakan perahu di perairan Desa Sei Paham pada Sabtu (10/1/2026).