Mahasiswi Tenggelam di Danau Toba, Diduga Kelelahan Bantu 4 Teman Berenang
HAIJAKARTA.ID – Peristiwa tragis menimpa seorang mahasiswi tenggelam di Danau Toba usai berupaya menyelamatkan rekan-rekannya yang mengalami kecelakaan dalam air.
Insiden tersebut terjadi di Pantai II Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, pada Sabtu (3/1/2026).
Korban diketahui bernama Gita Ompusunggu (19).
Ia meninggal dunia setelah kelelahan saat mencoba menolong empat temannya yang hampir tenggelam di perairan Danau Toba.
Kronologi Mahasiswi Tenggelam di Danau Toba
Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan membenarkan adanya peristiwa mahasiswi tenggelam di Danau Toba tersebut.
Ia menjelaskan kejadian bermula saat rombongan muda-mudi dari gereja melakukan kegiatan rekreasi sekaligus pembubaran panitia Natal.
“Pada hari Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB, sebanyak 32 orang berangkat bersama menggunakan dua mobil dan satu sepeda motor menuju lokasi wisata,” ujar AKP Libertius, Minggu (4/1/2026).
Rombongan tiba di Pantai II Danau Toba, Desa Meat, Kecamatan Tampahan sekitar pukul 11.30 WIB.
Setibanya di lokasi, mereka menggelar ibadah yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan hiburan.
“Sebagian dari rombongan memilih berenang di sekitar Pantai II Danau Toba yang lokasinya tidak jauh dari tempat ibadah,” ungkapnya.
Tak lama berselang, empat orang dari rombongan tersebut dilaporkan mengalami kesulitan saat berenang dan diduga tenggelam.
Melihat kejadian itu, korban bersama beberapa rekannya berusaha memberikan pertolongan.
“Korban sempat berupaya membantu empat temannya yang mengalami kesulitan di air,” kata AKP Libertius.
Namun, upaya tersebut justru berujung petaka. Diduga karena kelelahan, Gita akhirnya ikut tenggelam di sekitar pantai.
“Diduga korban mengalami kelelahan sehingga tidak mampu bertahan dan akhirnya tenggelam,” jelasnya.
Tim SAR Temukan Korban Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan yang menerima laporan langsung melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.
Setelah penyisiran selama beberapa jam, jasad mahasiswi tenggelam di Danau Toba tersebut akhirnya ditemukan.
“Sekitar pukul 16.40 WIB, korban ditemukan di sekitar pantai dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Libertius.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit HKBP Balige untuk memastikan kondisi medis. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Orang tua korban telah membuat surat pernyataan dan menolak autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.
