Mobil Rombongan Guru Tabrak Crane di Tol Semarang-Solo, 1 Orang Tewas di Tempat
HAIJAKARTA.ID – Mobil rombongan guru tabrak crane di Tol Semarang-Solo terjadi di KM 426 wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (6/1/2026).
Kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan melibatkan sebuah mobil Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU dengan sebuah truk crane yang melaju di jalur yang sama dari arah Semarang menuju Solo.
Kronologi Mobil Rombongan Guru Tabrak Crane di Tol Semarang-Solo
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramdhani menjelaskan, mobil Toyota Hiace tersebut membawa rombongan guru asal Jakarta.
“Mobil Hiace itu membawa rombongan guru dari Jakarta dan melaju dari arah Semarang menuju Solo,” kata Lingga, Selasa (6/1/2026).
Menurut Lingga, peristiwa mobil rombongan guru tabrak crane di Tol Semarang-Solo bermula saat kendaraan Hiace melaju di belakang truk crane dalam satu arah.
Diduga, pengemudi Hiace kurang berkonsentrasi sehingga jarak kendaraan terlalu dekat dengan truk di depannya.
“Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Lingga, dikutip dari Antara.
Benturan keras pun terjadi hingga menyebabkan bagian depan Hiace rusak parah.
Satu Guru Jadi Korban
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang Hiace meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Terodius Heru Sucahya (57), seorang guru asal Jakarta Utara.
Selain korban meninggal, petugas juga mengevakuasi korban luka-luka yang terdiri atas pengemudi Hiace dan lima orang guru lainnya yang menjadi penumpang kendaraan tersebut.
“Korban luka langsung kami evakuasi untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Lingga.
Seluruh korban luka segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, jenazah korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Semarang.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
AKP Lingga Ramdhani mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi dan jarak aman saat berkendara, terutama di jalur tol dengan kecepatan tinggi.
“Kami mengimbau pengendara untuk tetap fokus dan menjaga jarak aman agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Kasus mobil rombongan guru tabrak crane di Tol Semarang-Solo ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
