Museum Fatahillah Jadi Pilihan Warga Jakarta Saat Libur Tahun Baru, Dipadati Wisatawan Keluarga dan Pelajar
HAIJAKARTA.ID – Pengunjung tampak antusias menyusuri dan mengamati berbagai koleksi benda bersejarah di kawasan Taman Fatahillah, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (2/1/2026).
Momentum libur sekolah dan libur Tahun Baru 2026 dimanfaatkan banyak warga Jakarta untuk mengajak anak-anak berwisata sekaligus belajar di Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat.
Museum Fatahillah Jadi Pilihan Warga Jakarta
Museum yang menempati bangunan bekas Balai Kota Batavia ini menjadi destinasi favorit karena menyajikan pembelajaran sejarah dengan cara yang mudah dipahami dan biaya yang terjangkau.
Selama periode liburan, jumlah kunjungan ke Museum Fatahillah mengalami peningkatan signifikan.
Setiap hari, ratusan hingga ribuan pengunjung memadati area museum, didominasi oleh keluarga serta rombongan pelajar.
Di dalamnya tersimpan beragam koleksi bersejarah, mulai dari peta kuno Batavia, perabot antik abad ke-17, meriam peninggalan VOC, hingga replika ruang pengadilan dan penjara bawah tanah.
Dengan harga tiket masuk yang ramah di kantong, berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang, serta jam operasional dari pagi sampai sore, Museum Fatahillah menjadi pilihan wisata edukatif bagi berbagai kalangan.
Melalui kunjungan langsung ini, anak-anak dapat mengenal sejarah Jakarta secara visual dan kontekstual, sehingga libur sekolah tidak hanya diisi dengan rekreasi, tetapi juga pengalaman belajar yang berharga.

