Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Niat dan doa sahur yang dibaca oleh Rasulullah SAW untuk menjalankan ibadah puasa, jadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah sahur.

Tidak sekadar mengisi energi sebelum berpuasa, sahur juga mengandung nilai spiritual yang besar sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dalam berbagai riwayat hadis disebutkan bahwa sahur merupakan waktu yang penuh berkah.

Rasulullah SAW bahkan menganjurkan umatnya untuk tetap sahur meskipun hanya dengan seteguk air putih.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sahur sebagai penguat fisik sekaligus sarana meraih rahmat Allah SWT.

Sahur Bernilai Pahala

Dalam ajaran Islam, sahur bukan hanya kebiasaan makan dini hari, tetapi juga ibadah yang bernilai pahala.

Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang melaksanakan sahur.

Artinya, siapa pun yang bangun untuk sahur turut mendapatkan doa kebaikan dan limpahan keberkahan.

Para ulama juga menjelaskan bahwa sahur membantu menjaga stamina tubuh selama berpuasa, mengurangi rasa lemas, serta mempermudah seseorang untuk fokus beribadah sepanjang hari.

Bacaan Doa Sahur yang Dianjurkan

Beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat sahur antara lain:

1. Doa memohon rahmat bagi orang yang sahur

Yarhamullâhul mutasahhirîn

Artinya: “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi orang-orang yang bersahur.”

2. Doa memohon keberkahan makanan

Allahumma bārik lanā fīmā razaqtanā waqinā ‘adzābannār

Artinya: “Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka.”

Doa-doa ini menjadi bentuk syukur sekaligus harapan agar sahur membawa kebaikan bagi tubuh dan jiwa.

Kurma Jadi Hidangan Sahur yang Penuh Manfaat

Rasulullah SAW juga mencontohkan kurma sebagai makanan terbaik saat sahur. Selain mudah dicerna, kurma mengandung gula alami, serat, serta mineral yang membantu menjaga energi selama berpuasa.

Tak heran jika hingga kini kurma menjadi menu favorit umat Muslim di berbagai negara saat Ramadhan.

Waktu Sahur Menjadi Momentum Mustajab untuk Berdoa

Selain makan dan minum, waktu sahur dikenal sebagai salah satu waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa.

Suasana tenang menjelang subuh menjadi kesempatan emas untuk memohon ampunan, keberkahan rezeki, serta kekuatan iman.

Banyak ulama menganjurkan agar umat Islam memperbanyak istighfar dan doa pribadi di waktu sahur karena rahmat Allah SWT sangat dekat pada saat tersebut.

Sahur bukan hanya rutinitas sebelum berpuasa, tetapi sunnah Rasulullah SAW yang sarat keberkahan.

Dengan mengiringinya dengan doa, umat Islam tidak hanya memperoleh kekuatan fisik, tetapi juga ketenangan batin dan pahala ibadah.

Melalui sahur yang sederhana namun penuh makna, Ramadhan menjadi lebih hidup bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.