sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter yang sebelumnya terpasang di bagian depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, kini telah resmi dibongkar.

Area yang sempat tertutup pagar tersebut kembali terbuka dan dapat diakses seperti sediakala.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (3/8/2026), pembongkaran pagar telah selesai dilakukan. Yang tersisa hanyalah bekas dudukan instalasi pagar di sepanjang sisi depan mal.

Sejumlah titik bekas pemasangan juga tampak ditutup menggunakan traffic cone sebagai penanda proses penataan area.

Pembongkaran Menyusul Ramainya Sorotan Publik

Keputusan membongkar pagar dilakukan setelah keberadaannya menjadi perbincangan luas di media sosial.

Banyak warganet mempertanyakan alasan pemasangan pagar tinggi di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta tersebut, bahkan membandingkannya dengan fasilitas publik lainnya.

Sorotan publik kemudian mendapat respons dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta agar pagar tersebut dilepas.

Menurutnya, pemasangan pagar tinggi yang didasari kekhawatiran berlebihan tidak mencerminkan kondisi keamanan Jakarta saat ini.

Pramono menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus menjaga situasi ibu kota agar tetap aman dan kondusif.

Karena itu, menurutnya, tidak diperlukan langkah-langkah yang dapat menimbulkan kesan bahwa kondisi keamanan sedang tidak baik.

Pakuwon Group: Keputusan Berasal dari Manajemen Lokal

Di sisi lain, pendiri Pakuwon Group, Alexander Tedja, menjelaskan bahwa pemasangan pagar di Mal Kota Kasablanka merupakan keputusan yang diambil oleh manajemen operasional setempat.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan berasal dari arahan pemegang saham maupun kantor pusat perusahaan.

Alexander juga menyampaikan bahwa berdasarkan penilaiannya, kondisi keamanan di Jakarta masih berada dalam situasi yang aman sehingga keberadaan pagar tersebut dinilai tidak lagi diperlukan.

Area Mal Kembali Normal

Dengan rampungnya proses pembongkaran, wajah depan Mal Kota Kasablanka kini kembali seperti sebelumnya.

Akses pejalan kaki maupun kendaraan di area depan mal kembali terbuka sehingga aktivitas pengunjung berlangsung normal.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan adanya respons cepat dari pengelola terhadap masukan masyarakat serta pemerintah daerah.

Pembongkaran pagar juga dinilai sebagai upaya menjaga keterbukaan ruang publik dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Kasus pemasangan dan pembongkaran pagar di Mal Kota Kasablanka menunjukkan pentingnya komunikasi antara pengelola fasilitas publik, pemerintah, dan masyarakat.

Setelah menuai berbagai tanggapan, pagar setinggi sekitar 2,5 meter itu akhirnya resmi dibongkar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kondisi keamanan ibu kota tetap kondusif, sementara pihak Pakuwon Group memastikan pemasangan pagar merupakan kebijakan manajemen lokal dan bukan instruksi dari kantor pusat.