sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Tragedi banjir kembali menelan korban jiwa. Pasangan suami istri tewas tersengat listrik saat banjir di Jakarta Utara, tepatnya di wilayah Cilincing. Total terdapat tiga warga yang meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri membenarkan adanya korban jiwa akibat dugaan tersetrum listrik saat banjir melanda kawasan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Senin (12/1/2026).

“Betul, korban tiga orang. Untuk sementara kesetrum,” ujar AKP Bobi Subasri kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Pasangan Suami Istri Tewas Tersengat Listrik saat Banjir di Jakarta Utara

Dua dari tiga korban yang meninggal dunia diketahui merupakan pasangan suami istri berinisial HW dan NJ, warga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Sementara satu korban lainnya merupakan warga Kalibaru.

Menurut penjelasan pihak kepolisian, pasangan suami istri tewas tersengat listrik saat banjir di Jakarta Utara ketika sedang membersihkan rumah mereka yang terendam air.

“Jadi yang suami istri itu lagi bersih-bersih rumah, mungkin karena arus pendek, jadi tersetrum langsung meninggal,” jelas Bobi.

Diduga, adanya korsleting listrik di tengah genangan banjir menjadi penyebab korban tersengat aliran listrik hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, pihak kepolisian sempat menawarkan proses autopsi dan visum terhadap jenazah para korban. Namun, keluarga menolak dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita lakukan autopsi sama visum, tapi dari keluarga nggak mau, mereka udah yakin kesetrum,” kata Bobi.

Ia menambahkan, jenazah para korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan proses pemakaman dilakukan secara mandiri.

“Sudah diserahkan ke keluarga jenazah, dari awal sudah diterima,” imbuhnya.

Peristiwa pasangan suami istri tewas tersengat listrik saat banjir di Jakarta Utara ini menjadi peringatan serius bagi warga untuk lebih waspada, terutama terhadap instalasi listrik saat banjir melanda.

Pihak kepolisian dan instansi terkait mengimbau masyarakat untuk mematikan aliran listrik ketika rumah terendam banjir guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.