sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan diri untuk berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Pemerintah kembali membuka peluang bagi lulusan sekolah menengah untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan tahun 2026.

Sebanyak 4.770 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) disiapkan melalui jalur sekolah kedinasan pada tahun ini.

Rencana pembukaan seleksi peserta didik tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Informasi tersebut disampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Pemerintah juga telah menetapkan ketentuan penerimaan peserta didik sekolah kedinasan melalui Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 yang mulai berlaku pada 15 Juli 2026.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan calon peserta agar tidak hanya mengejar peluang menjadi ASN.

Menurutnya, pendidikan kedinasan juga menjadi proses untuk membentuk calon aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, kedisiplinan, dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat.

Formasi Sekolah Kedinasan 2026

Total 4.770 formasi tersebut tersebar pada sembilan kementerian dan lembaga yang memiliki sekolah kedinasan.

Berikut rinciannya:

  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – Kemendagri: 1.410 formasi
  • 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
  • Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) – Kementerian Keuangan: 1.000 formasi
  • Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) – BSSN: 50 formasi
  • Politeknik Statistika STIS – BPS: 564 formasi
  • Politeknik Pengayoman Indonesia – Kementerian Hukum: 250 formasi
  • Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
  • Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) – BMKG: 130 formasi
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) – BIN: 100 formasi

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kuota tahun 2026 mengalami peningkatan.

Pada 2025, pemerintah menyediakan sekitar 3.252 formasi sekolah kedinasan berdasarkan data BKN.

Dengan demikian, kuota 2026 bertambah sekitar 1.518 formasi, atau sekitar 46,6 persen.

Pendaftaran Melalui Portal SSCASN BKN

Calon peserta nantinya diwajibkan mengikuti proses pendaftaran melalui portal resmi SSCASN BKN.

Portal tersebut merupakan sistem resmi yang digunakan dalam proses seleksi calon ASN.

BKN juga telah menyediakan portal SSCASN untuk proses pendaftaran dan pembuatan akun peserta.

Penting: calon peserta sebaiknya tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar melalui media sosial, grup percakapan, maupun situs yang tidak menggunakan domain resmi pemerintah.

BKN sebelumnya telah mengingatkan masyarakat mengenai beredarnya informasi palsu terkait pembukaan seleksi CPNS 2026.

Masyarakat diminta selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi BKN dan SSCASN sebelum mengisi data pribadi atau mengakses tautan pendaftaran.

Seleksi Tetap Menggunakan Sistem CAT

Seleksi sekolah kedinasan 2026 tetap menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Sistem CAT digunakan untuk membantu memastikan proses seleksi berlangsung berdasarkan kemampuan peserta.

Dalam mekanisme seleksi ASN, data peserta yang telah memenuhi persyaratan dan divalidasi kemudian dapat diproses untuk mengikuti ujian menggunakan metode CAT BKN.

Untuk tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), peserta akan menghadapi tiga materi utama, yaitu:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Intelegensia Umum (TIU)
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Setelah menyelesaikan SKD, peserta yang memenuhi ketentuan akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Mekanisme dan jadwal seleksi lanjutan dapat berbeda antara satu sekolah kedinasan dengan sekolah lainnya.

Peserta Diminta Waspada terhadap Calo

Menteri PANRB Rini Widyantini juga mengingatkan calon peserta agar tidak tergoda dengan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.

Proses seleksi harus diikuti berdasarkan kemampuan masing-masing peserta. Karena itu, masyarakat diminta tidak mempercayai pihak yang mengaku memiliki akses untuk membantu meluluskan peserta melalui jalur khusus atau orang dalam.

Calon peserta juga perlu berhati-hati terhadap modus penipuan yang memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap sekolah kedinasan.

BKN sendiri sebelumnya menegaskan bahwa informasi resmi terkait seleksi CASN harus diperiksa melalui kanal pemerintah dan portal SSCASN.

Masyarakat juga diimbau tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipercaya.

Timeline Seleksi Sekolah Kedinasan 2026

Agustus 2026

Pemerintah dijadwalkan mengumumkan pembukaan seleksi peserta didik sekolah kedinasan dan proses pendaftaran melalui SSCASN.

September 2026

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT BKN ditargetkan mulai berlangsung.

Setelah SKD

Peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan sesuai aturan masing-masing sekolah kedinasan.

Portal SSCASN BKN saat ini juga telah menampilkan informasi bahwa seleksi sekolah kedinasan 2026 akan segera diumumkan.

Kesempatan mendapatkan salah satu dari 4.770 formasi memang terbuka, tetapi kelulusan tetap ditentukan oleh hasil seleksi dan kemampuan masing-masing peserta.

Jadi, bagi calon peserta sekolah kedinasan 2026, jangan hanya menunggu pendaftaran dibuka.

Mulai persiapkan diri, cek informasi resmi, dan hindari segala bentuk tawaran kelulusan instan.