Selasa, 3 November 2026 18:37 WIB
BeritaRedaksiPedoman Media SiberRedaksiTentang KamiKontakID
Haijakarta.id
⌘ K
Berita Terbaru
News
Layanan Publik
Explore Jakarta
Informatif
Suara Warga
Wisata
Memuat halaman…
Haijakarta.id

Kategori

  • Advetorial
  • Bola
  • Event
  • Explore Jakarta
  • Foto
  • Infografis
  • Informatif

Jelajahi

  • Berita Terbaru
  • Terpopuler
  • Video
  • Opini
  • Indeks Tag
  • Redaksi
  • RSS Feed

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak

Network

Lihat semua →
  • Haijogja.com
© 2026 Haijakarta.id · Informasi yang membuat kita memahamiKembali ke atas
Selasa, 3 November 2026 18:37 WIB
BeritaRedaksiPedoman Media SiberRedaksiTentang KamiKontakID
Haijakarta.id
⌘ K
Berita Terbaru
News
Layanan Publik
Explore Jakarta
Informatif
Suara Warga
Wisata
  1. Beranda
  2. News
  3. Pemerintah Ungkap Tantangan yang Muncul pada Pembangunan Rumah Tapera,…
News

Pemerintah Ungkap Tantangan yang Muncul pada Pembangunan Rumah Tapera, Meski Jarak Tempuh Cuma 1 Jam dari Tempat Kerja

Oleh Ratih Kusuma7 Jun 2024, 16.11 WIB3 menit baca 3
Pemerintah Ungkap Tantangan yang Muncul pada Pembangunan Rumah Tapera, Meski Jarak Tempuh Cuma 1 Jam dari Tempat Kerja
  • #Jakarta Selatan
  • #Rumah
  • #Tapera
Bagikan
RK

Ditulis oleh

Ratih Kusuma

Lihat semua tulisan →
← Lebih baruApresiasi Sinergi Bank Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta Lahirkan Program JaKreatiFest, Pemberdayaan UMKM jadi Fokus Utama
Lebih lama →
Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK Mulai 26 Juni-15 Juli, Periode Masa Jabatan 2024-2029

Berita Terkait

Lihat Semua
News

Sopir Truk Molen dalam Kecelakaan Maut di Bekasi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara!

HAIJAKARTA.ID- Polisi menetapkan pengemudi truk molen berinisial TM sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan korban di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Jawa Barat.Atas peristi

3 Nov 2026, 15.17 WIB
News

Transjakarta Lakukan Penataan dan Pengecatan MCB Sepanjang Koridor 9, Guna Cegah Kecelakaan dan Sterilisasi Jalur

HAIJAKARTA.ID- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyelesaikan penataan Mobile Concrete Barrier (MCB) dan pengecatan ulang separator atau pemb

3 Nov 2026, 15.06 WIB
News

Pramono Anung Dukung Larangan Vape di Lingkungan Polri, Pemprov DKI Siap Berikan Fasilitas!

HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang melarang penggunaan rokok elektrik atau vape bagi seluruh

3 Nov 2026, 13.49 WIB
Haijakarta.id

Kategori

  • Advetorial
  • Bola
  • Event
  • Explore Jakarta
  • Foto
  • Infografis
  • Informatif

Jelajahi

  • Berita Terbaru
  • Terpopuler
  • Video
  • Opini
  • Indeks Tag
  • Redaksi
  • RSS Feed

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
© 2026 Haijakarta.id · Informasi yang membuat kita memahamiKembali ke atas

HAIJAKARTA.ID – Pemerintah mengungkapkan berbagai tantangan yang muncul pada pembangunan rumah Tapera, meskipun nantinya akan dibuat dengan jarak 1 jam dari tempat kerja.

Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Namun, salah satu tantangan utama adalah lokasi rumah yang biasanya jauh dari pusat kota.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, mengungkapkan bahwa idealnya, rumah untuk peserta Tapera berada dalam waktu tempuh satu jam dari tempat kerja mereka.

“Kalau melihat perkembangan hari ini, urbanisasi sangat tinggi, tentunya kita ingin agar masyarakat tadi bisa bertempat tinggal dalam waktu tempuh yang terjangkau, katakan 1 jam dari tempat kerja,” ujarnya dalam konferensi pers saat berada di Kantor BP Tapera, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2024) lalu.

Urbanisasi dan Penyediaan Perumahan

Dengan urbanisasi yang terus meningkat, kebutuhan untuk tempat tinggal yang dekat dengan pusat kota menjadi semakin mendesak.

Herry menegaskan pentingnya memastikan bahwa masyarakat dapat tinggal di lokasi yang mudah dijangkau dari tempat kerja mereka.

Namun, ketersediaan lahan di perkotaan menjadi semakin terbatas dan sulit didapatkan.

Rumah Susun sebagai Solusi

Menghadapi keterbatasan lahan di perkotaan, Herry menyarankan pembangunan rumah susun sebagai solusi yang lebih praktis dibandingkan rumah tapak.

Hal ini didukung oleh Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, yang menyebutkan bahwa harga tanah di dekat kota sudah sangat tinggi sehingga banyak rumah subsidi hanya tersedia di pinggiran kota.

Heru menekankan perlunya perubahan mindset masyarakat dari kebiasaan tinggal di rumah tapak ke rumah susun atau vertikal.

Baca juga:

10 Daftar PTN dan PTS Terima KIP Kuliah 2025 Terbanyak, Ada UPI hingga UNESA

“Diharapkan kedepannya kami akan dorong agar rumah vertikal menjadi tepat sasaran sesuai target,” tambahnya.

Tantangan dan Manfaat Rumah Susun

Salah satu tantangan utama adalah mengubah kebiasaan masyarakat yang lebih suka tinggal di rumah tapak.

Namun, dengan KPR dari Tapera yang juga dapat digunakan untuk membeli rumah susun, diharapkan masyarakat akan mulai mempertimbangkan opsi ini.

Tenor KPR untuk rumah susun bisa mencapai 35 tahun, lebih lama dibandingkan rumah tapak, untuk meringankan cicilan yang harus dibayar peserta Tapera.

Strategi jangka panjang BP Tapera adalah mengarahkan peserta untuk memilih rumah susun yang lebih efisien dalam penggunaan lahan dan lebih dekat dengan pusat kota.

Langkah ini diharapkan dapat mengatasi backlog perumahan yang mencapai 9,9 juta, terutama bagi masyarakat perkotaan yang tanahnya mahal.

“Tantangan utama bagi rumah tapak saat ini adalah ketersediaan lokasi yang diinginkan, terutama jika mempertimbangkan struktur bangunan. Dari backlog 9,9 juta, sebagian besar pemohon adalah masyarakat perkotaan. Namun, harga tanah di perkotaan sudah tidak terjangkau bagi kebanyakan orang. Hal ini menjadi hambatan besar dalam upaya menyediakan rumah tapak yang terjangkau bagi masyarakat. Perlu adanya solusi kreatif dan kebijakan yang mendukung untuk mengatasi tantangan ini, seperti pengembangan kawasan baru atau program subsidi tanah untuk rumah tapak,” pungkas Heru.

Heru berharap perubahan ini akan membantu lebih banyak MBR memiliki rumah di lokasi yang strategis, mendukung mobilitas dan produktivitas mereka.

Upaya ini juga diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kemacetan dan polusi dengan mengurangi waktu tempuh dari rumah ke tempat kerja.

Dengan dukungan dari berbagai pihak dan perubahan mindset masyarakat, program Tapera dapat menjadi solusi efektif untuk menyediakan perumahan yang layak dan terjangkau bagi MBR di Indonesia.

Tag Populer

Semua
  • #ZZ
  • #Zumi Zola Dan Putri Zulhas menikah
  • #Zumi Zola Dan Putri Zulhas
  • #Zumi Zola
  • #Zumba
  • #Zulkifli Hasan
  • #Zulhas Tegaskan
  • #Zulhas Akan Tertibkan
  • #Zulhas
  • #Zulfikar
  • #Zulfa Mustofa
  • #Zoo Wisata baru
  • #Zootopia
  • #Zonasi
  • #Zona Integritas
  • #Zona Asia
  • #Zodiak Taurus
  • #zodiak pisces

Network

Lihat semua →
  • Haijogja.com

Rangkuman AI sedang dibuat…

Terpopuler

Lihat Semua
  1. 1

    Tujuh Polisi Dimutasi Usai Tangkap Tiga Anggota DPRD Gerindra dalam Kasus Narkoba di Surabaya!

    2 Nov 2026, 14.31 WIB 58
  2. 2

    Hashim Djojohadikusumo Sebut Transaksi Warteg hingga Salon Belum Tercatat, Potensi Penerimaan Negara Capai Rp1.500 Triliun!

    3 Nov 2026, 13.20 WIB 39
  3. 3

    Pemprov DKI Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga 31 Desember 2026, Ini Syarat dan Dokumennya!

    3 Nov 2026, 13.25 WIB 35
  4. 4

    Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional September 2025, Ada Hari Jantung Sedunia

    1 Sep 2025, 20.59 WIB 34
  5. 5

    Gudang Curanmor di Jakarta Barat Digerebek Polisi, 13 Unit Motor Bodong Berhasil Disita

    26 Mar 2025, 11.22 WIB 33