sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Korlantas Polri telah menyiapkan pengaturan one way arus balik lebaran 2025 dan strategi rekayasa lalu lintas lainnya.

Pengaturan ini meliputi penerapan sistem satu arah (one way), lajur pasang surut (contraflow), serta aturan ganjil genap.

Tujuan utama kebijakan ini adalah untuk menjaga kelancaran perjalanan serta meningkatkan keselamatan pengendara.

Informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas ini diumumkan melalui akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, Rabu (2/4/2025).

Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa sistem one way akan mulai berlaku pada Kamis (3/4/2025) pukul 14.00 WIB hingga Senin (7/4/2025) pukul 24.00 WIB.

Namun, penerapan sistem ini akan bersifat situasional dan dapat berubah sesuai dengan diskresi kepolisian.

Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima selama perjalanan.

Pengaturan One Way Arus Balik Lebaran 2025 dan Rincian Lokasinya

Berdasarkan informasi yang dirilis, berikut adalah jadwal dan titik lokasi yang terkena dampak penerapan sistem one way selama periode arus balik Lebaran 2025:

  • One Way mulai Kamis (3/4/2025) pukul 14.00 WIB hingga Senin (7/4/2025) pukul 24.00 WIB.
  • Berlaku dari Km 414 Tol Semarang-Batang hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
  • Pada saat penerapan one way, semua pintu masuk gerbang tol menuju arah Semarang akan ditutup guna menghindari hambatan lalu lintas.
  • Di ruas Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), kendaraan dari Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) yang menuju arah Semarang akan diarahkan untuk keluar melalui Gerbang Tol Cimalaka dan Gerbang Tol Cisumdawu Jaya.

Situasi Penyesuaian dengan Contraflow dan Ganjil Genap

Selain penerapan sistem one way, pihak kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas lain, yakni contraflow dan aturan ganjil genap, yang dapat diberlakukan sesuai dengan situasi di lapangan.

Contraflow akan diterapkan di titik-titik tertentu guna mengurangi kepadatan kendaraan.

Sistem ganjil genap akan diberlakukan untuk membatasi volume kendaraan pada ruas jalan tertentu, terutama di wilayah yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi.

Imbauan kepada Pengguna Jalan

Korlantas Polri mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Pengguna jalan juga disarankan untuk selalu memantau informasi terkini terkait kondisi lalu lintas melalui media sosial resmi atau aplikasi navigasi.

Dengan penerapan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan meminimalisir potensi kecelakaan serta kemacetan panjang.