Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kasus penumpang wanita jadi korban pelecehan lansia di KRL Jakarta-Bogor viral di media sosial setelah kronologi kejadian diunggah oleh korban.

Insiden dugaan pelecehan seksual itu terjadi di dalam gerbong KRL Commuter Line relasi Jakarta-Bogor pada Sabtu malam (24/1/2026).

Awal Mula Penumpang Wanita Jadi Korban Pelecehan Lansia di KRL Jakarta-Bogor

Peristiwa bermula saat korban melakukan transit dari Stasiun Manggarai sekitar pukul 23.19 WIB.

Kondisi gerbong yang relatif padat diduga dimanfaatkan pelaku, seorang pria lanjut usia, untuk melakukan tindakan tidak pantas terhadap korban.

Dalam keterangannya, pelaku sempat berdalih dan berusaha mengelak.

Ia menyebut situasi kereta yang berguncang sebagai alasan, sembari mengklaim dirinya sebagai orang beriman dan menutup wajah menggunakan masker.

“Namanya juga keretanya lagi goyang. Maafin deh. Saya orang beriman,” katanya sambil menutup wajah dengan masker.

Korban awalnya mengira sentuhan tersebut terjadi karena kondisi gerbong yang penuh.

Namun kecurigaan muncul ketika ia menyadari terdapat ruang kosong di sekitar mereka.

“Saya sempat merasa ada bagian tubuh yang menempel, tapi saya pikir karena kondisi padat. Baru terasa janggal saat tiba di Duren Kalibata,” ungkap korban. Ia juga menegur pelaku dengan mengingatkan usia yang sudah lanjut.

“Sudah tua pak, inget umur,” tambahnya.

Kecurigaan korban semakin kuat setelah melihat ekspresi tidak biasa dari penumpang lain yang berada di dekat pelaku.

Setelah memastikan adanya tindakan tidak senonoh, korban langsung bereaksi, menjauh, dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas KRL yang berada di lokasi.

Petugas keamanan KRL bergerak cepat mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke ruang keamanan untuk proses lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, kasus penumpang wanita jadi korban pelecehan lansia di KRL Jakarta-Bogor telah ditangani oleh pihak terkait guna memberikan efek jera.

Melalui unggahan di media sosial, korban juga mengingatkan pengguna transportasi umum, khususnya perempuan, agar tetap waspada meski suasana gerbong terlihat aman dan terkendali.

Reaksi Netizen

Kasus tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar mengecam keras tindakan pelaku dan mendesak penindakan tegas.

“Usia sudah lanjut seharusnya memperbaiki ibadah, bukan melakukan hal seperti itu,” tulis akun @kh*****.

“Kalau kejadian lagi, maskernya langsung dibuka biar ketahuan,” ujar @masyarakat.bar*****.

Sementara itu, warganet juga mendesak peningkatan pengawasan di dalam kereta.

“Mohon ditindaklanjuti serius dan penjagaan petugas diperketat supaya kejadian serupa tidak terulang @commuterline,” tulis akun @saputrare*****