sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga mengubah pola kerja dalam menangani infastruktur jalan di Ibu Kota.

Pramono menegaskan, petugas tidak boleh lagi bersikap reaktif dengan menunggu laporan warga atau isu viral. Sebaliknya, Pasukan Kuning diminta lebih proaktif dengan turun tangan langsung memantau kondisi jalan di lapangan.

“Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya,” kata Pramono Rabu, (15/4/2026).

Arahan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dan halalbihalal bersama Pasukan Kuning di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Jalan DI Panjaitan.

Pramono Minta Pasukan Kuning Lebih Proaktif, Tekankan Kepekaan

Dalam kesempatan itu, Pramono berbicara di hadapan lebih dari 1.000 personel. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kepekaan petugas dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Ia juga meminta seluruh jajaran, khususnya kepala suku dinas di lima wilayah kota administrasi, memastikan kondisi jalan tetap aman tanpa harus menunggu aduan masyarakat.

Menurutnya, pekerjaan Pasukan Kuning tidak cukup hanya mengandalkan laporan, tetapi harus aktif melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Apresiasi Pasukan Kuning

Pramono turut mengapresiasi kinerja Pasukan Kuning yang selama ini menjadi gaarda terdepan dalam menjaga infastruktur kota.

“Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning.” ujarnya.

Ia juga menyoroti respons cepat petugas dalam menangani kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan, meskipun perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara.

“Ini menunjukan komitmen luar biasa dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” tutur Pramono.

Peran Luas

Selain memperbaiki jalan berlubang, Pasukan Kuning juga memiliki peran dalam pemeliharaan trotoar, jembatan penyeberangan, pompa underpass, hingga penerangan jalan umum.

“Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari,” kata Pramono.

Dalam arahannya, ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan disiplin kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk dalam penggunaan peralatan dan material demi keselamatan petugas dan masyarakat.

Perkuat Semangat #JagaJakarta

Momentum halalbihalal dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan antarpegawai sekaligus memperkuat semangat pelayanan publik.

Pramono mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat gerakan #JagaJakarta dengan memastikan kondisi jalan tetap aman dan bebas dari lubang melalui kerja sama yang solid.

“Jadikan momen ini sebagai perekat silaturahmi dan pemantik semangat baru dalam melayani warga Jakarta,” ujarnya.

Ia juga berharap kinerja Pasukan Kuning terus terjaga untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua.

“Saya berharap kinerja ini terus terjaga untuk mendukung transpormasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono turut memberikan penghargaan kepada 10 anggota Pasukan Kuning terbaik sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.