Resmi! Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Ini Jadwal Simulasi dan Geladi Resik SD dan SMP
HAIJAKARTA.ID- Pendaftaran TKA 2026 ditutup, ini jadwal simulasi dan geladi resik SD dan SMP!
Penutupan ini menandai selesainya fase awal sebelum rangkaian persiapan teknis ujian utama dimulai.
Pendaftaran yang dibuka sejak 19 Januari 2026 ini mencatat animo peserta yang sangat tinggi. Berdasarkan data resmi, terdapat lebih dari 8,6 juta siswa yang terdaftar sebagai peserta TKA 2026.
Rinciannya, sekitar 4,45 juta murid SD/MI dan 4,21 juta murid SMP/MTs siap mengikuti rangkaian asesmen akademik nasional tersebut.
Simulasi dan Geladi Resik: Kunci Persiapan Teknis
Setelah pendaftaran resmi ditutup, pelaksanaan TKA kini memasuki fase penting yakni simulasi dan gladi bersih (geladi resik).
Tahapan ini dirancang untuk mengevaluasi kesiapan teknis dan operasional sebelum pelaksanaan ujian utama pada bulan April mendatang.
Simulasi bagi peserta TKA berlangsung secara bertahap:
- Simulasi TKA SMP/MTs dilaksanakan pada 23 Februari–1 Maret 2026,
- Simulasi TKA SD/MI dijadwalkan pada 2–8 Maret 2026.
Tahap ini menjadi ujicoba penting untuk memastikan bahwa sistem berbasis komputer yang digunakan dapat bekerja stabil tanpa kendala teknis.
Usai simulasi, seluruh peserta akan mengikuti geladi resik dari tanggal 9 hingga 17 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan rehearsal terakhir sebelum pelaksanaan TKA yang sesungguhnya, termasuk uji coba sistem integrasi, tata cara pengerjaan soal, hingga manajemen waktu berjalan optimal pada kondisi ujian.
Rangkaian Pelaksanaan Ujian Utama
Menurut jadwal resmi yang ditetapkan oleh Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), pelaksanaan ujian TKA 2026 sendiri akan dilaksanakan pada periode berikut:
- TKA SMP/MTs: 6–16 April 2026,
- TKA SD/MI: 20–30 April 2026.
Jika ada satuan pendidikan yang belum dapat mengikuti ujian utama pada periode utama, tersedia opsi pelaksanaan susulan pada 11–19 Mei 2026, sebelum hasil diolah dan diumumkan secara nasional.
Fungsi TKA dan Manfaat Persiapan
Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar ujian biasa, melainkan alat asesmen penting yang dirancang untuk memetakan kompetensi dasar murid dalam bidang literasi dan numerasi.
Nilai TKA juga menjadi salah satu dasar dalam proses seleksi jalur prestasi bagi peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Simulasi yang digelar sejak akhir Februari 2026 juga memberikan peluang bagi siswa serta sekolah untuk memahami pola soal.
Cara penggunaan aplikasi ujian berbasis komputer, serta antisipasi kendala teknis seperti konektivitas internet dan performa server ujian.
Selain simulasi internal di sekolah, Kemendikdasmen juga membuka akses simulasi gratis secara daring (online) melalui tautan resmi, sehingga peserta didik dapat berlatih secara mandiri dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA.
Pemerintah Siapkan Dukungan Teknis dan Infrastruktur
Untuk mendukung keseluruhan rangkaian ini, pemerintah melalui Kemendikdasmen intens melakukan monitoring dan optimalisasi sistem.
Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa fasilitas teknologi dan infrastruktur digital di berbagai daerah mampu berjalan sesuai dengan skenario pelaksanaan asesmen nasional yang adil dan merata.
Pemerintah dan Kemendikdasmen terus mengimbau agar satuan pendidikan dan orang tua murid memanfaatkan waktu jelang pelaksanaan ujian untuk melakukan verifikasi data, memperbaiki kesiapan infrastruktur, serta memaksimalkan pemahaman peserta didik terhadap mekanisme TKA.
Harapan utama adalah agar proses asesmen ini berjalan transparan, akuntabel, serta dapat memberikan gambaran kemampuan akademik siswa yang akurat.
