Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diperkirakan ramai dikunjungi wisatawan pada libur Tahun Baru, Kamis (1/1/2026).

Pengelola pun mengingatkan pengunjung agar cermat memilih shuttle bus internal atau angling supaya perjalanan di dalam area TMII tetap nyaman.

Berkaca pada kondisi Rabu (31/12/2025), jumlah pengunjung memang meningkat, namun belum sampai membludak.

Layanan angling pun beroperasi normal tanpa kendala berarti.

TMII Ramai Saat Tahun Baru 2026

Salah satu sopir angling, Tio, menyebut pengunjung tidak perlu mengantre lama untuk naik shuttle.

Kendala yang kerap terjadi justru karena pengunjung keliru memilih rute angling.

“Kalau salah halte bisa muter-muter, jadi perhatikan rutenya,” kata Tio, dikutip dari Detik.

Di TMII, layanan shuttle terbagi ke dalam tiga jalur utama. Jalur Selatan melayani area Pulau Jawa dan Bali, Jalur Utara menuju Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, sementara Jalur Timur menghubungkan Istana Anak-Anak, Taman Burung, hingga Museum Komodo.

Meski kawasan terbilang padat, operasional armada tetap tertata sehingga perpindahan pengunjung antartitik berjalan lancar.

Tio menambahkan, meskipun angling menggunakan tenaga baterai, arus penumpang tetap aman dan terkendali.

Kehadiran shuttle ini sangat membantu mobilitas, terutama bagi pengunjung yang datang dengan transportasi umum atau memarkir kendaraan di gedung parkir utama.

Beberapa lokasi disebut menjadi favorit wisatawan, di antaranya anjungan Sumatera Barat, Papua, dan Kalimantan, serta area pertunjukan Air Mancur Menari Tirta Cerita dan Festival Sorak-Sorai.

Saat malam pergantian tahun, kawasan Festival Sorak-Sorai menjadi pusat perhatian pengunjung.

Salah satu penampil yang memeriahkan panggung tersebut adalah grup band Slank.

Meski kepadatan meningkat, sistem shuttle internal tetap berjalan baik dengan jarak kedatangan sekitar 20 menit.

Dengan begitu, keramaian dapat terkelola dan pengunjung tetap bisa menikmati suasana Tahun Baru dengan aman.

Petugas keamanan Museum Listrik dan Energi Baru, Abdul Goni, juga memastikan operasional shuttle tetap terkendali meski terjadi lonjakan pengunjung.

“Rutenya berbeda-beda, ada jalur luar, lingkar dalam, dan dekat gedung parkir,” jelasnya.

Ia menegaskan pengunjung dapat berpindah lokasi dengan mudah tanpa kebingungan.

Sementara itu, Yudi, petugas shuttle lainnya, menjelaskan sistem ini sudah diterapkan sekitar empat tahun, sejak pasca-pandemi COVID-19.

Menurutnya, layanan shuttle sangat membantu pengunjung menjangkau seluruh kawasan TMII, termasuk anjungan dan area pertunjukan favorit.

Meski malam Tahun Baru identik dengan keramaian, pengunjung tetap bisa memanfaatkan shuttle dengan aman dan nyaman.

Yudi mengingatkan, pengunjung cukup mengikuti petunjuk di halte agar tidak salah jalur saat menjelajahi TMII.