sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Sebuah truk kontainer tersangkut di underpass Pramuka, Jakarta Timur, hingga sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut. Peristiwa itu terjadi karena pengemudi tidak memahami kondisi jalan di Ibu Kota dan hanya mengikuti petunjuk dari aplikasi maps.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta mengatakan sopir truk diketahui berasal dari luar Jakarta. Berdasarkan pengakuannya kepada petugas, ia mengandalkan aplikasi navigasi untuk menentukan rute perjalanan.

“Sopir daerah, nggak paham jakarta. (Dia ngaku) pakai maps aplikasi,” kata Darwis pada Sabtu, (7/3/2026).

Ia juga menejlaskan jika hanya mengandalkan aplikasi tersebut tidak ada arahan jalan untuk truk.

“Kan di maps itu nggak ada (arahan) jalan untuk truk, adanya mobil sama motor, dia (sopir) nggak paham,” imbuhnya.

Truk Kontainer Nyangkut di Underpass Pramuka Jaktim, Rambu Pembatas Ketinggian Sudah Terpasang

Darwis menjelaskan, di sekitar lokasi sebenarnya telah dipasang rambu batas ketinggian kendaraan sebelum memasuki underpass. Namun diduga pengemudi tidak memperhatikan atau tidak memahami rambu tersebut saat melintas.

Menurutnya, setiap pengemudi kendaraan besar seharusnya mengetahui ukuran kendaraan yang dikemudikan, terutama saat melewati ruas jalan dengan batas ketinggian tertentu.

“Ada, batas ketinggian ada. Harusnya setiap sopir tahu mobil yang saya bawa itu berapa (tingginya), harus tahu,” tutur Darwis.

“Dia nggak paham berapa. Makanya fungsinya sopir tahu kelas jalan ya itu,” sambungnya.

Evakuasi 3 Jam

Petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap truk kontainer yang tersangkut tersebut. Kendaraan berat itu pada akhirnya berhasil dipindahkan setelah upaya penanganan selama sekitar tiga jam.

“Sekarang sudah jalan, sudah selesai, sekitar tiga jam tadi (proses evakuasi),” jelasnya.

Darwis menambahkan, sebenarnya kendaraan tersebut bisa segera dipindahkan dengan cara ditarik mundur. Namun proses evakuasi sempat terkendala karena mesin truk mengalami masalah.

“Iya (sempat) mogok, mau distarter malah akinya (bermasalah). Lamanya di situ,” imbuh dia.

Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan.

Meski demikian, petugas tetap berjaga untuk mengatur kendaraan hingga situasi kembali normal.

“Iya, pasti (ada perlambatan tadi). Sekarang udah bisa mundur,” pungkasnya.