Viral Koperasi Desa Merah Putih di Lamongan Dekat Pemakaman, Ini Kata Warga
HAIJAKARTA.ID – Sebuah bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KopDes) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah foto dan videonya viral di media sosial.
Bangunan tersebut ramai diperbincangkan karena bagian depannya terlihat menghadap langsung ke area pemakaman, sehingga memunculkan berbagai komentar dari warganet.
Viral Koperasi Desa Merah Putih di Lamongan Dekat Pemakaman
Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial salah satunya Instagram, koperasi tersebut disebut berdiri di tengah-tengah kuburan.
Narasi itu pun memicu beragam tanggapan dan membuat banyak orang mempertanyakan lokasi pembangunan fasilitas tersebut.
Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, bangunan Koperasi Desa Merah Putih itu tidak berdiri di atas area makam.
Lokasinya berada di lahan yang berbatasan langsung dengan kompleks pemakaman sehingga dari sudut pengambilan gambar tertentu terlihat seolah-olah berada di tengah kuburan.
Deretan makam yang berada di tepat di depan bangunan memang membuat akses utama koperasi tampak mengarah ke area pemakaman. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian dan perbincangan luas di media sosial.
Meski menuai sorotan publik, warga sekitar justru memiliki pandangan yang berbeda, sedangkan banyak warganet menilai suasana di lokasi tempat angker dan menyeramkan, terutama saat malam hari.
Namun, menurut warga setempat anggapan tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Tanggapan Juru Kunci Makam
Seorang juru kunci makam Tumenggungan, Samsuri, mengatakan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih justru membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
Selama hampir sembilan tahun menjaga area pemakaman tersebut, ia mengaku tidak merasa terganggu dengan adanya pembangunan koperasi.
“Kalau malam itu ya kelihatannya terang. Bagi orang lain mungkin terlihat seram, tapi warga sini biasa saja,” kata Samsuri dikutip pada Rabu, (6/5/2026).
Ia menambahkan, kawasan yang sebelumnya relatif sepi kini menjadi lebih ramai dan hidup. Bahkan, pada malam hari area sekitar koperasi kerap dimanfaatkan anak-anak untuk bermain.
“Malah kalau malam itu buat mainan anak-anak kecil,” katanya.
Harapan Baru Bagi Perekonomian Masyarakat
Selain mengubah suasana lingkungan, kehadiran koperasi juga mulai membutuhkan harapan baru bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Warga setempat diketahui tengah mengembangkan budidaya melon dan berencana menjual hasil panennya ke koperasi setelah mulai beroperasi.
“Rencana besok kita jual ke koperasi kalau sudah buka. Harapan saya masyarakat Tumenggungan Baru bisa belanja dengan lancar dan baik,” ungkap Samsuri.
Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui berbagai layanan usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Di tengah viralnya lokasi bangunan tersebut, warga berharap keberadaan koperasi tetap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi desa.
Mereka juga berharap polemik mengenai letaknya tidak menggeser tujuan utama pembangunan koperasi, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tanggapan Warganet
Viralnya bangunan koperasi tersebut turut memancing berbagai komentar dari warganet.
“Target marketnya sampe ke akhirat,” tulis akun @malik***
“Out of the box, emang kami kalo nyekar suka aus dan kepanasan,” komentar akun @azmi**
“Makanya yang mau kerja di KDMP wajib masuk barak militer dulu buat ngasah mental di tempat kaya gini,” tulis akun @anama***

