Viral Mahasiswa Unisa Jogja Diduga Masuk Toilet Mahasiswi, Kampus Beri Penjelasan Resmi!
HAIJAKARTA.ID- Dugaan tindakan tidak pantas yang melibatkan seorang mahasiswa aktif Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Kasus tersebut viral usai muncul unggahan yang menyebut seorang mahasiswa diduga mengenakan pakaian perempuan dan masuk ke toilet mahasiswi.
Pihak kampus pun angkat bicara dan memastikan persoalan tersebut telah ditangani sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan universitas.
Viral Berawal dari Unggahan di Media Sosial
Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @mkc.unisa mengunggah informasi mengenai dugaan tindakan seorang mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Psikologi Unisa Yogyakarta.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa mahasiswa bersangkutan diduga mengenakan pakaian perempuan sebelum memasuki toilet khusus mahasiswi.
Unggahan itu kemudian menyebar luas dan menuai beragam tanggapan dari warganet.
Unggahan Kritik Penanganan Kampus
Selain mengungkap dugaan insiden tersebut, akun yang mengunggah informasi itu juga melontarkan kritik terhadap pihak kampus.
Pengelola akun menilai langkah yang diambil universitas belum mencerminkan komitmen dalam menjaga rasa aman dan privasi mahasiswi.
Mereka juga mempertanyakan keseriusan kampus dalam menangani dugaan pelanggaran yang terjadi.
Unisa Tegaskan Kasus Sudah Ditangani
Menanggapi ramainya pemberitaan, Unisa Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan pelanggaran tersebut telah diproses melalui mekanisme internal sesuai Peraturan Rektor dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kampus menegaskan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan.
Kampus Lakukan Pembinaan dan Pendampingan
Dalam keterangan resminya, pihak universitas menjelaskan telah memberikan berbagai bentuk pembinaan kepada mahasiswa yang bersangkutan sebagai bagian dari tanggung jawab pendidikan.
Pembinaan tersebut meliputi penguatan etika, peningkatan kedisiplinan, pendampingan, serta penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan dan norma kehidupan kampus.
Komisi Etik Lakukan Evaluasi Penanganan
Menurut pihak kampus, mahasiswa tersebut tidak mengikuti proses pembinaan secara optimal.
Atas kondisi tersebut, Komisi Etik bersama unit terkait melakukan peninjauan dan evaluasi lanjutan terhadap penanganan kasus sebelum akhirnya mengambil keputusan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kampus Klarifikasi Informasi Soal Sanksi DO
Di tengah ramainya perbincangan publik, sempat beredar informasi bahwa mahasiswa tersebut dijatuhi sanksi drop out (DO).
Namun, Unisa Yogyakarta kemudian memberikan klarifikasi dan meminta masyarakat mengacu pada penjelasan resmi yang telah disampaikan kampus.
Klarifikasi tersebut juga dimuat melalui kanal resmi setelah informasi mengenai sanksi DO ramai diperbincangkan di media sosial.

