sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Video yang memperlihatkan momen pernikahan beda umur di Magetang viral di media sosial.

Rekaman tersebut menampilkan sepasang calon mempelai yang duduk berdampingan di hadapan petugas pencatat pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak.

Pernikahan Beda Umur di Magetang Terpaut 23 Tahun

Dalam video itu, petugas menanyakan kesediaan mempelai perempuan menerima lamaran calon suaminya.

Petugas terdengar bertanya mengenai kesediaan serta alasan menerima pinangan dari Nusantoro Jati.

“Apakah Anda menerima lamaran dari Saudara Nusantoro Jati? Apa alasannya?” tanya petugas dalam video tersebut.

Sang mempelai perempuan tampak mengangguk dengan senyum bahagia. Ia menjawab singkat namun tegas, “Karena cinta, Pak.”

Jawaban tersebut langsung disambut tawa dan ekspresi bahagia dari calon suaminya.

Belakangan diketahui, pasangan dalam video pernikahan beda umur di Magetang itu adalah Nusantoro Jati (42), warga Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, dan Gracia Angelica Mayangsari (19), warga Dukuh Kauman, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan.

Perbedaan usia 23 tahun di antara keduanya menjadi sorotan publik dan memicu beragam komentar warganet.

Dihubungi melalui pesan singkat, Jati menceritakan awal perkenalannya dengan Gracia.

“Kami bertemu sekitar enam bulan lalu, tahun 2025, saat dia tampil bernyanyi di panggung Magetan. Dari situ kami berkenalan, merasa cocok, ada perasaan yang berbeda, dan itu pertama kalinya saya merasakan jatuh cinta seperti ini,” ungkap Jati, Jumat (20/2).

Jati yang berprofesi sebagai wiraswasta mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menyatakan keseriusannya.

Setelah tiga bulan menjalin hubungan, ia langsung mengajak Gracia ke jenjang lebih serius dan memohon restu orang tua.

Sempat Ditolak Keluarga

Pada awalnya, keluarga Gracia disebut sempat keberatan karena jarak usia yang cukup jauh. Namun, melalui pendekatan yang baik serta bantuan pihak kelurahan, restu akhirnya diberikan.

Pasangan ini melangsungkan pertunangan pada Kamis (5/2), kemudian melanjutkan pemberkatan pernikahan di gereja pada Minggu (15/2).

Jati mengungkapkan keyakinannya terhadap sosok Gracia.

“Gracia pribadi yang baik, masih bisa diarahkan, dan membuat saya yakin untuk menikahinya,” ujarnya.

Terkait rencana setelah menikah, Jati berharap istrinya dapat fokus membangun keluarga.

“Kami sudah memiliki rumah sendiri di Magetan. Gracia juga baru menyelesaikan pendidikan tinggi dan sebelumnya bekerja sebagai penyanyi panggung,” katanya.

Menanggapi ramainya pembahasan soal pernikahan beda umur di Magetang, Jati menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya pria yang belum menikah.

“Ikuti saja keyakinan diri sendiri. Tanggapan orang, baik maupun buruk, tidak perlu terlalu dipikirkan. Yang terpenting siap bertanggung jawab atas pilihan, karena banyak orang menunggu jodoh sampai usia tak lagi muda,” tuturnya.