Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru lelaki dan muridnya yang memicu perbincangan publik karena dinilai berinteraksi tak wajar dengan sejumlah murid disalah satu SMP yang berada di Sabu TImur, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Guru tersebut diketahui bernama Rusly Lingu Djara yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Viral Video Guru SMP di NTT Peluk dan Cium Siswa

Rekaman video yang beredar di berbagai platform media sosial menunjukkan Rusly memeluk dan mencium sejumlah siswa. Cuplikan itu kemudian memicu beragam reaksi publik karena menyangkut relasi antara guru dan murid di lingkungan pendidikan.

Dalam video yang beredar, terlihat interaksi Rusly dangan beberapa siswa yang terjadi di luar kegiatan belajar mengajar. Narasi yang menyertai unggahan tersebut menyebut adanya kedekatan yang dianggap tidak biasa antara pendidik dan murid.

Bahkan beredar informasi bahwa sejumlah siswa disebut kerap datang hingga menginap di rumah guru tersebut. Narasi tersebut memucu perdebatan luas di kalangan warganet.

Reaksi Warganet

Beberapa warganet sontak memberikan komentar terhadap interaksi yang terjadi antara guru dan siswa tersebut yang terunggah di media sosial.

“Terlalu berlebihan, cukup salim aja pak…” tulis akun @Sriealik***

“Yg anak sama bapak aja ga sedeket ini perasaan,” tulis @ MYG***

Adapun komentar yang menegaskan narasi yang dinilai tak wajar.

“Mereka sering minta ijin sm org tua untuk nginap bersama d rmh saya,” tulia @-***

Klarifikasi Rusly

Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, Rusly memberikan klarifikasi terkait video yang telah viral tersebut. Ia membantah adanya hubungan tidak pantas dengan siswa.

Rusly menjelaskan bahwa interaksi yang terlihat dalam video terjadi dalam konteks hubungan kekeluargaan. Menurutnya, salah satu siswa yang terlihat dalam rekaman tersebut merupakan anak angkatnya.

Ia menilai tindakan yang terlihat di video merupakan bentuk kasih sayang layaknya hubungan keluarga. Selain itu, Rusly juga diketahui berperan sebagai pembina organisasi siswa di sekolah sehingga cukup sering berinteraksi dengan para murid dalam berbagai kegiatan.

Rusly juga menepis anggapan bahwa perilaku tersebut berkaitan dengan adat atau tradisi lokal yang berlaku di daerahnya.

Pemda Lakukan Investigasi

Meskipun kelarifikasi telah disampaikan, pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tetap mengambil langkah dengan melakukan penyelidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sabu Raijua memastikan akan menelusuri kasus tersebut secara menyeluruh.

Langkah investigasi dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya sekaligus menjaga integritas dunia pendidikan di daerah tersebut.

Pemeriksaan juga bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai peristiwa yang menjadi perbincangan luas di media sosial tersebut.

Kasus ini kembali memunculkan diskusi mengenai batasan hubungan antara guru dan siswa di lingkungan pendidikan. Di Indonesia, relasi antara pendidik dan murid diatur melalui kode etik profesi yang bertujuan mencegah penyalahgunaan posisi maupun kedekatan yang berlebihan.

Saat ini proses penelusuran oleh dinas terkait masih berlangsung. Pemerintah daerah menegaskan akan bersikap transparan dalam mengungkap fakta agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Rusly menyatakan siap mengikuti seluruh proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang dan berharap publik tidak langsung mengambil kesimpulan hanya dari potongan video yang beredar di media sosial.