Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Diprediksi Landa DKI Jakarta 25–28 Februari 2026
HAIJAKARTA.ID- Warga DKI Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada periode 25–28 Februari 2026.
Kondisi ini berpotensi memicu berbagai dampak, mulai dari genangan air, banjir lokal, hingga pohon tumbang akibat angin kencang yang menyertai hujan deras.
Sejalan dengan peringatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD DKI Jakarta) mengajak masyarakat untuk lebih siap menghadapi kemungkinan situasi darurat serta aktif memantau perkembangan cuaca dan tinggi muka air di sejumlah titik rawan banjir.
Langkah Antisipasi yang Dianjurkan untuk Warga
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui berbagai kanal resmi mengeluarkan sejumlah imbauan penting, di antaranya:
- Menyiapkan payung, jas hujan, atau perlengkapan pelindung sebelum beraktivitas di luar ruangan
- Menghindari area rawan genangan serta tidak berteduh di bawah pohon saat hujan dan angin kencang
- Menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air agar tidak tersumbat
- Memantau informasi cuaca dan peringatan dini secara berkala
Warga juga diminta untuk segera melapor jika menemukan genangan tinggi, banjir, atau kejadian darurat lainnya melalui kanal aduan resmi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kanal Resmi Pelaporan Warga
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui:
- Aplikasi JAKI (Jakarta Kini)
- Layanan nasional SP4N-LAPOR
- Media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta
- Kantor pemerintahan setempat
Dalam kondisi darurat, warga diimbau segera menghubungi nomor 112 untuk mendapatkan penanganan cepat dari petugas.
Pemerintah Siaga Hadapi Potensi Banjir
BPBD DKI Jakarta memastikan seluruh personel serta peralatan pengendalian banjir telah disiagakan di berbagai titik rawan.
Pompa air, petugas lapangan, serta sistem pemantauan ketinggian air terus dioptimalkan guna meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap aktivitas warga.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Periode 25–28 Februari 2026 menjadi waktu krusial bagi warga Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan ekstrem.
Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak banjir serta gangguan lainnya dapat diminimalkan.
Warga diminta tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan tidak ragu melapor demi keselamatan bersama.
