3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Naik Pangkat: Santunan hingga Medali PBB
HAIJAKARTA.ID – Prajurit TNI gugur di Lebanon dinaikan pangkatnya usai jalankan misi perdamaian dunia.
Pengharaan ini diwujudkan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas di bawah naungan Pasukan Perdamaian PBB atau UNIFIL.
Tiga prajurit TNI dilaporkan gugur saat menjalankan tugas di Lebanon Selatan.
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Naik Pangkat
Ketiga prajurit yang gugur tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.
Panglima TNI, Agus Subianto, memastikan seluruh hak para prajurit dipenuhi, termasuk santunan dan penghargaan atas jasa mereka.
Sebagai bentuk penghormatan, ketiga prajurit diberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta.
“Selain santunan berupa uang, ketiga prajurit yang gugur juga memperoleh Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta serta penghargaan berupa Medali Dag Hammarskjold,” ujar Agus dalam keterangannya.
Penghargaan tersebut menjadi simbol dedikasi prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Keluarga para prajurit juga akan menerima santunan dalam jumlah besar sebagai bentuk perhatian negara.
Rincian santunan yang diberikan antara lain:
- Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar: Rp 1,89 miliar
- Sertu Muhammad Nur Ikhwan: Rp 1,84 miliar
- Praka Farizal Rhomadhon: Rp 1,85 miliar
Santunan tersebut mencakup berbagai komponen seperti asuransi, santunan risiko kematian khusus, dana dari PBB, hingga bantuan pendidikan untuk anak.
Selain itu, keluarga juga akan menerima gaji lanjutan selama 12 bulan serta pensiun bagi ahli waris.
Kronologi Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Insiden tragis ini terjadi dalam dua peristiwa berbeda.
Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur setelah proyektil meledak di dekat pos pasukan di wilayah Adchit al-Qusayr, Lebanon Selatan.
Sementara dua prajurit lainnya meninggal dunia akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan.
Presiden RI, Prabowo Subianto, turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya para prajurit.
“Sesungguhnya kita semua milik Tuhan dan akan kembali kepada-Nya. Saya turut berduka atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ucap Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit merupakan wujud nyata dedikasi dalam menjaga perdamaian global sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Pemberian kenaikan pangkat dan santunan ini menjadi bentuk penghargaan negara kepada prajurit yang gugur dalam tugas.
