sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat nelayan di Tangerang, Banten, yang terdampak pembangunan pagar laut.

Langkah ini diwujudkan melalui penyaluran berbagai program bantuan, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga menjamin pendidikan dengan pemberian beasiswa anak nelayan Tangerang yang terdampak pembangunan pagar laut.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latief, menyampaikan bahwa KKP telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cituis, Teluknaga, Tangerang, Banten.

Bantuan ini ditujukan kepada 17 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan yang tersebar di Kecamatan:

  • Mekarbaru
  • Kronjo
  • Sukadiri
  • Pakuhaji
  • Teluknaga
  • Kemeri
  • Pengelola TPI: Cituis, Tanjung Pasir, dan Kronjo.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Lotharia Latief, didampingi oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Budi Sulistiyo, serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP, I Nyoman Radiarta.

Bantuan dan Program Peningkatan Kapasitas

Bantuan yang diberikan meliputi 300 unit life jacket untuk keselamatan pelayaran, 600 paket perbekalan melaut, 200 unit cooler box, serta perlengkapan sanitasi TPI berupa tiga unit pompa yang dialokasikan untuk tiga TPI.

Selain itu, KKP juga melakukan peninjauan terhadap beberapa sarana dan prasarana di TPI serta memberikan pelatihan kepada para nelayan.

“Kegiatan pemberdayaan nelayan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Latief.

Dalam kesempatan yang sama, KKP juga menyelenggarakan berbagai program pelatihan bagi nelayan, seperti budi daya kerang hijau, perbaikan mesin kapal, dan pengolahan ikan.

Pelatihan ini diikuti oleh 90 nelayan setempat guna meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola usaha perikanan.

Beasiswa Anak Nelayan Tangerang yang Terdampak Pagar Laut

Selain bantuan dan pelatihan, KKP juga memberikan beasiswa penuh bagi 10 anak nelayan untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik KKP.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dalam sektor kelautan dan perikanan, sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk bekerja dengan keterampilan yang lebih modern dan berdaya saing.

“Ini merupakan upaya peningkatan sumber daya manusia yang diprioritaskan bagi anak-anak nelayan Indonesia, agar kelak mereka dapat bekerja di sektor kelautan dan perikanan dengan kompetensi yang baik,” tambah Latief.

Kolaborasi dan Dukungan Lintas Sektor

Dalam kegiatan ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten turut memberikan bantuan berupa 150 unit TED (Turtle Excluder Device) untuk kapal Arad, 400 asuransi nelayan, serta alat penangkapan ikan untuk 10 KUB.

Selain itu, berbagai pihak seperti GEF-6 Coastal Fisheries Initiative dan perbankan juga turut serta dalam mendukung pemberdayaan nelayan di wilayah tersebut.

Bantuan ini disambut baik oleh masyarakat nelayan di Kabupaten Tangerang. Saidi, salah satu nelayan penerima manfaat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KKP atas dukungan yang diberikan.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja nelayan saat melaut.

Masyarakat juga menyambut baik program beasiswa yang diberikan kepada anak-anak nelayan.

Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut agar kesejahteraan dan masa depan nelayan semakin terjamin.