sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

Koperasi Wirausaha Kecamatan Cengkareng menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sebagai bagian dari evaluasi kinerja sekaligus penyusunan strategi pengembangan usaha ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Nurul Iman Azzainiyah, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, ini menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola koperasi.

RAT Jadi Momentum Evaluasi dalam Koperasi Wirausaha Cengkareng

Ketua Koperasi Wirausaha Kecamatan Cengkareng, Syaipul, menegaskan bahwa RAT memiliki peran strategis dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas organisasi.

“Melalui RAT ini kami melakukan evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus merancang langkah strategis untuk 2026 agar koperasi semakin berkembang dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh anggota,” ujarnya.

Menurutnya, koperasi harus terus berkembang sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha di tingkat kecamatan.

Dalam forum tersebut, pengurus koperasi memaparkan sejumlah rencana usaha yang akan dijalankan pada tahun 2026.

Program tersebut meliputi:

  • Peningkatan layanan kebutuhan pokok (sembako) bagi anggota
  • Keterlibatan dalam sistem e-order makan minum di lingkungan pemerintah daerah
  • Partisipasi dalam pengadaan melalui LPSE
  • Menjadi pemasok dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Syaipul menilai diversifikasi usaha ini penting untuk memperkuat kemandirian koperasi.

“Langkah ini merupakan upaya membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi anggota sekaligus memperkuat daya saing koperasi,” katanya.

Apresiasi dari Sudin Koperasi

Kegiatan RAT juga dihadiri oleh perwakilan Suku Dinas Koperasi Jakarta Barat.

Kasatpel Koperasi Kecamatan Cengkareng, Rossi, memberikan apresiasi atas konsistensi koperasi dalam menjalankan prinsip akuntabilitas.

Ia menilai forum RAT menjadi indikator penting dalam menjaga kesehatan organisasi koperasi.

Pembagian SHU Jadi Sorotan Anggota

Salah satu agenda yang paling dinantikan dalam RAT adalah pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).

Pembagian ini diberikan kepada anggota yang aktif dan disiplin dalam menjalankan kewajibannya, termasuk pembayaran simpanan serta aktivitas transaksi di koperasi.

Langkah tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi anggota dalam menggerakkan roda usaha koperasi.

Syaipul berharap RAT tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga memperkuat solidaritas antaranggota.

“Kami ingin koperasi ini tumbuh menjadi kekuatan ekonomi bersama yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Subhan serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memajukan koperasi.