5 Isi Pesan Pramono untuk Pejabat Fungsional DKI yang Baru Dilantik, Terbanyak Satpol PP dan Guru
HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 521 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Pelantikan ini menandai penguatan reformasi birokrasi sekaligus menjadi momentum penyampaian 5 isi pesan Pramono untuk pejabat fungsional DKI yang baru dilantik.
Pejabat yang dilantik terebut terdiri atas gabungan dari 15 jenis jabatan dari 11 perangkat daerah.
Mayoritas berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebanyak 473 orang. Selain itu, terdapat guru serta jabatan fungsional lainnya.
Pelantikan Bukan Sekadar Formalitas
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa jabatan fungsional merupakan amanah profesional yang menuntut integritas dan tanggung jawab tinggi.
“Jabatan fungsional adalah amanah profesional yang menuntut integritas, kompetensi, dan tanggung jawab. Peran Saudara sekalian menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja perangkat daerah serta mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional,” kata Pramono.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni administratif, melainkan bagian dari penguatan reformasi birokrasi yang berkelanjutan guna membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja.
Pramono menambahkan, dirinya bersama Wakil Gubernur berkomitmen memperkuat sistem meritokrasi di Pemprov DKI Jakarta.
“Saya dan Bang Doel berkomitmen memperkuat sistem meritokrasi sebagai fondasi reformasi birokrasi di Pemprov DKI Jakarta. Penempatan jabatan harus berbasis kompetensi dan capaian kinerja sehingga birokrasi yang kita bangun benar-benar profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
5 Isi Pesan Pramono untuk Pejabat Fungsional DKI yang Baru Dilantik
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur merinci 5 isi pesan Pramono untuk pejabat fungsional DKI yang baru dilantik sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
1. Siap dan Adaptif terhadap Tugas
Pertama, para pejabat diminta memiliki kesiapan serta sikap adaptif dengan memahami secara menyeluruh tugas dan tanggung jawab jabatan.
Mereka juga diharapkan mampu mempercepat program prioritas perangkat daerah sejalan dengan pembangunan Jakarta.
2. Inovatif dan Berorientasi Hasil
“Kedua, membangun pola kerja yang inovatif dan berorientasi hasil dengan menghadirkan inovasi serta perbaikan yang berdampak nyata bagi kualitas pelayanan publik. Ketiga, menjaga semangat sinergi dan solidaritas tim melalui komunikasi terbuka, suasana kerja yang kondusif, serta bekerja dalam satu kesatuan untuk mencapai visi bersama,” jelasnya.
Pesan ini menekankan pentingnya inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik.
3. Perkuat Sinergi dan Solidaritas
Poin ketiga dalam 5 isi pesan Pramono untuk pejabat fungsional DKI yang baru dilantik adalah menjaga kekompakan tim melalui komunikasi terbuka serta menciptakan suasana kerja yang kondusif.
4. Junjung Profesionalisme dan Integritas
Keempat, pejabat diminta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas, termasuk menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, saran, dan kritik, dengan tetap mengutamakan pelayanan publik berkualitas.
Khusus kepada jajaran Satpol PP, Pramono mengimbau agar menjalankan penegakan peraturan daerah secara tegas namun tetap humanis, profesional, dan tanpa diskriminasi.
Sementara kepada para guru yang turut dilantik, ia berharap mereka berperan aktif meningkatkan mutu pendidikan di Jakarta, memastikan proses pembelajaran berlangsung profesional, adil, serta berorientasi pada pembentukan karakter.
5. Transparan dan Akuntabel
Kelima, pejabat diminta bekerja secara transparan dan akuntabel sehingga setiap kebijakan maupun langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Semoga semangat bersinergi, berinovasi, dan berkinerja terus terjaga demi menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif, berdaya saing, dan menyejahterakan warganya,” tandasnya.
Pelantikan ini menjadi langkah konkret Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat kualitas birokrasi melalui implementasi nyata dari 5 isi pesan Pramono untuk pejabat fungsional DKI yang baru dilantik.

