sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Kasus campak kembali menjadi sorotan publik setelah muncul perbincangan di media sosial mengenai seorang influencer yang tetap beraktivitas di luar rumah meski sedang sakit. Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait risiko penularan penyakit tersebut.

Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan penjelasan terkait cara penanggulangan jika bertemu orang terinfeksi campak agar masyarakat dapat mencegah penularan lebih lanjut.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengatakan masyarakat yang sempat berinteraksi dengan penderita campak sebaiknya segera melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara mandiri.

“Bagi masyarakat yang sebelumnya sempat bertemu dengan orang yang sedang sakit, sebaiknya melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri,” ujar Andi dalam konferensi pers, Jumat (6/3/2026).

Cara Penanggulangan Jika Bertemu Orang Terinfeksi Campak

Menurut Kementerian Kesehatan, ada beberapa langkah penting sebagai cara penanggulangan jika bertemu orang terinfeksi campak.

Langkah pertama adalah melakukan pemantauan gejala secara mandiri. Campak biasanya ditandai dengan demam, ruam pada kulit, batuk, pilek, serta mata merah.

Jika setelah kontak dengan penderita muncul gejala tersebut, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Andi menegaskan bahwa pemeriksaan medis sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan dan mencegah penularan lebih luas.

“Apabila mengalami demam, apalagi disertai ruam pada kulit, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan,” kata Andi.

Campak Bisa Menyerang Anak dan Orang Dewasa

Selama ini campak dikenal lebih sering menyerang anak-anak. Namun, Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa penyakit ini juga dapat terjadi pada orang dewasa.

Karena itu, siapa pun yang mengalami gejala campak diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga kondisi benar-benar pulih.

Langkah ini menjadi bagian penting dari cara penanggulangan jika bertemu orang terinfeksi campak agar penularan penyakit tidak semakin meluas di masyarakat.

Andi menjelaskan bahwa orang yang mengalami gejala suspek campak sebaiknya membatasi aktivitas sosial untuk sementara waktu.

“Karena potensi berkumpul dengan banyak orang sangat besar, maka kasus yang diduga campak sebaiknya tidak bepergian ke mana-mana,” ujarnya.

Kasus Influencer Diduga Terinfeksi Campak

Perbincangan terkait hal ini mencuat setelah influencer Ruce Nuenda menjadi sorotan warganet.

Konten kreator yang dikenal dengan julukan Mama Ebra tersebut menuai kritik setelah mengunggah aktivitas di ruang publik meski mengaku sedang mengalami campak.

Campak diketahui sebagai penyakit yang sangat menular melalui udara, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.

Kontroversi tersebut memicu berbagai reaksi di media sosial, termasuk di TikTok, Instagram, dan X.

Ruce Nuenda Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi kritik yang muncul, Ruce Nuenda akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik melalui akun media sosial pribadinya.

Ia mengakui kesalahannya karena tetap keluar rumah saat sedang sakit.

“Saya Ruce Nuenda ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya dari hati saya yang paling dalam atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi beberapa hari ini,” ujar Ruce dalam video yang diunggah pada 6 Maret 2026.

Ruce juga menjelaskan bahwa dirinya telah memeriksakan kondisi kesehatan ke unit gawat darurat dan sempat meminta rawat inap. Namun dokter menyarankan agar ia cukup beristirahat di rumah.

Meski demikian, ia mengakui bahwa keputusannya untuk tetap beraktivitas di luar rumah merupakan tindakan yang kurang tepat.

Kementerian Kesehatan pun mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti campak.

Dengan memahami Cara Penanggulangan Jika Bertemu Orang Terinfeksi Campak, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat dan menjaga kesehatan bersama.