Pemprov DKI Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Longsor Gunung Sampah Bantargebang
HAIJAKARTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mestikan seluruh biaya pengobatan korban luka akibat longsor gunung sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, akan ditanggung oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam peristiwa tersebut, tercatat lima orang mengalami luka-luka dan sudah kembali kerumah masing-masing. Pramono mestikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung oleh pemerintah DKI.
“Korban yang luka lima orang, semuanya sudah kembali ke rumah masing-masing. Semua biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono, Senin, (9/3/2026).
Sementara itu, korban meninggal yang merupakan petuas PJLP DInas Lingkungan Hidup juga akan menerima asuransi melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Pemprov DKI Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban, 4 Orang Tewas dalam Longsor Sampah
Pramono menjelaskan korban meninggal dunia berjumlah empat orang yang terdiri dari dua sopir truk, satu pedagang, dan satu pemulung perempuan.
“Empat orang yang meninggal, dua orang sopir, satu orang memang jualan, ibu-ibu yang berusia 60 tahun. Kemudian satu orang adalah pemulung perempuan juga. Jadi sekali lagi tentunya pemerintah DKI Jakarta sungguh berduka untuk ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, salah satu korban yang berprofesi pedagang sebenarnya tidak berada tepat di area tumpukan sampah. Namun, material sampah yang meluncur akibat longsor membuat korban tetap terdampak.
“Tidak secara langsung di tempat sampahnya, agak berjarak. Tetapi karena longsor atau sliding akhirnya terkena,” jelas Pramono.
Pramono mengungkapkan, peristiwa longsor terjadi di zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu (8/3/2026). Ia menduga kejadian tersebut dipicu hujan deras yang membuat tupukan sampah menjadi licin hingga akhirnya meluncur dan menutup jalur operasional.
“Peristiwa longsor terebut di zona 4A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan ekstrem pada hari Minggu yang menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah,” jelasnya Senin, (9/3/2026).
Zona Longsor Ditutup Sementara
Pemprov DKI Jakarta juga melakukan operasi tanggap darurat di lokasi kejadian dengan melibatkan berbagai unsur, seperti Basarnas, TNI, Polri, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, serta petugas pemadam kebakaran.
Dalam proses penanganan tersebut, sebanyak 19 ekskavator dan tujuh ambulans dikerahkan untuk membantu evakuasi korban dan pembersihan area longsor.
Saat ini operasional zona 4A TPST Bantargebang dihentikan sementara untuk proses penanganan. Pengiriman sampah dari Jakarta juga dikurangi dan dialihkan ke zona lain.
“Sementara ini sona 4A ditutu[. Pengiriman sampah diminimalkan, operasional dialihkan ke zona 3, dan dua baru sedang dupersiapkan bersifat sementaara,” ucapnya.

