sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Fenomena zebra cross buatan warga di kawasan Pancoran kini tengah ramai menjadi perbincangan publik.

Banyak yang mempertanyakan apa alasan zebra cross di Pancoran dibongkar, padahal keberadaannya dinilai membantu keselamatan pejalan kaki.

Zebra cross tersebut diketahui muncul secara swadaya setelah marka penyeberangan sebelumnya memudar.

Warga setempat kemudian mengecat ulang garis penyeberangan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.

Zebra Cross di Pancoran Buatan Warga Bakal Dibongkar

Kemunculan zebra cross di Pancoran ini langsung viral di media sosial.

Sejumlah warganet memberikan apresiasi terhadap aksi warga yang dinilai peduli terhadap keselamatan.

Namun di sisi lain, muncul pula kritik terkait legalitas dan standar keselamatan dari marka yang dibuat secara mandiri tersebut.

Banyak yang menilai fasilitas penyeberangan seharusnya disediakan secara resmi oleh pemerintah.

Seorang warga setempat menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan karena kebutuhan mendesak.

“Kami membuatnya karena marka sebelumnya sudah tidak terlihat, jadi ini demi keselamatan pejalan kaki,” ujarnya.

Alasan Zebra Cross di Pancoran Dibongkar oleh Pemerintah

Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memberikan penjelasan terkait alasan zebra cross di Pancoran dibongkar.

Pihak pemerintah menegaskan bahwa penertiban dilakukan agar seluruh marka jalan tetap sesuai dengan standar resmi yang telah ditetapkan.

Seorang perwakilan Pemprov DKI Jakarta menyampaikan bahwa langkah ini bukan untuk mengabaikan keselamatan warga, melainkan untuk memastikan fasilitas yang ada memenuhi aturan teknis.
“Penghapusan ini dilakukan agar marka jalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah juga berjanji akan melakukan perbaikan fasilitas penyeberangan di lokasi tersebut.

“Kami akan meningkatkan fasilitas penyeberangan agar lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.

Minimnya Fasilitas Pejalan Kaki Jadi Sorotan

Kasus ini sekaligus menyoroti kondisi fasilitas pejalan kaki di Jakarta yang masih dinilai belum merata.

Marka jalan yang jelas dan sesuai standar sangat penting untuk mencegah kecelakaan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Pengamat transportasi menilai bahwa kejadian ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan infrastruktur pejalan kaki harus segera diprioritaskan.

“Inisiatif warga menunjukkan adanya kebutuhan nyata yang belum terpenuhi,” ujarnya.