sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Seorang pria paruh baya berinisial TW atau Tri Wibowo (60) menjadi korban penyirangan air keras oleh orang tak di kenal (OTK) di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa yang menimpa TW tersebut terjadi pada Senin, (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB. Saat kejadian, korban diketahui baru pulang dari masjid usai melaksanakan salat Subuh. Namun, tiba-tiba ia diserang oleh dua pelaku yang berboncengan sepeda motor.

Viral Pria Paruh Baya Disiram Air Keras Usai Salat Subuh di Bekasi Alami Luka Bakar 70 Persen

Kejadian tersebut terekam dalam kamera CCTV hingga viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pengendara motor melintas dan mendekati korban. Tak lama kemudian, korban disiram cairan yang diduga air keras hingga korban mengalami luka bakar serius.

Korban yang mengenakan baju warna cokelat dan celana panjang tampak mengusap tubuhnya dan melepaskan pakaian setelah disiram cairan tersebut.

Akibat kejadian tersebut, korban diketahui mengalamu luka bakar serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban kini dirawat intensif di RS Primaya dengan luka bakar sekitar 70 persen di tubuhnya. Warga juga menyebut cairan yang diguakan pelaku masih meninggalkan bau asam di lokasi kejadian.

Pelaku juga diduga telah membuntuti korban sebelum melancarkan aksinya, lalu kabur usai melakukan penyiraman yang diduga air keras kepada korban.

Warga Sebut Teror Sudah Berulangkali Terjadi

Seorang warga sekitar bernama Ning, mengungkapkan bahwa aksi penyiraman air keras di kawasan tersebut bukan pertama kali terjadi.

“Sebelumnya sasarannya mobil disiram air keras, dan terbaru korbannya Pak Tri, sudah empat kali kejadian,” kata Ning dikutip, Selasa, (31/3/2026).

Ia menjelaskan, mobil yang menjadi sasaran sebelumnya mengalami kerusakan pada cat bodi akibat cairan tersebut.

Ning menduga, pelaku merupakan orang yang sama dan berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku serta meningkatkan keamanan lingkungan.

“Minta keamanan ditingkatkan, biar segera ditangkap pelakunya,” ucapnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Jerico Lavian Chandra, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

“Sedang salam proses penyelidikan ya,” kata AKBP Jerico pada Selasa, (31/3/2026).

Rekaman CCTV serta keterangan warga menjadi bahan penting dalam pengungkapan kasus ini.

Reaksi Warganet

Peristiwa ini pun menuai beragam reaksi dari warganet di media sosial.

“Orang2 kok bisa jahat banget” tulis akun @calw***

“Ada ” aja dunia” tulis @tige***

“Y allah lindungin lah” tulis @adekke***

“Kok tega banget ya orang orang sekarang” tulis @aku cew***