Target Rp1,2 Triliun, KUR BPD DIY Baru Cair Rp194,2 Miliar Hingga Maret 2026!
HAIJAKARTA.ID- Target Rp1,2 Trilliun, KUR BPD DIY Baru cair Rp194,2 miliar atau masih jauh dari total kuota yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp1,2 triliun.
Direktur Pemasaran Bank BPD DIY, Agus Trimurjanto, menjelaskan bahwa kondisi ini tidak lepas dari situasi ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian.
Hal tersebut turut memengaruhi perkembangan usaha para pelaku UMKM, khususnya dalam hal keberanian untuk menambah pembiayaan atau kredit usaha.
“Penyaluran KUR pada awal tahun ini belum optimal karena pelaku usaha masih menahan ekspansi di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil,” ujarnya.
Ketidakpastian Ekonomi Jadi Faktor Utama
Melambatnya penyaluran kredit tidak hanya terjadi karena faktor internal perbankan, tetapi juga dipicu oleh kondisi eksternal yang berdampak langsung pada dunia usaha.
Ketidakpastian ekonomi membuat banyak pelaku UMKM lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan finansial, termasuk dalam mengakses kredit.
Situasi ini berdampak pada menurunnya permintaan kredit produktif, yang selama ini menjadi motor utama dalam penyaluran KUR.
Rasio Kredit Bermasalah Ikut Meningkat
Selain dari sisi penyaluran, kualitas kredit juga menjadi perhatian. Bank BPD DIY mencatat adanya peningkatan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).
Pada Desember 2025, NPL KUR berada di angka 2,69%. Namun, pada Januari 2026 angka tersebut naik menjadi 3,1%.
Meski mengalami kenaikan, pihak bank tetap optimistis bahwa rasio tersebut dapat ditekan kembali.
“Kami yakin rasio NPL bisa kembali turun di bawah 3% seiring dengan perbaikan kondisi ekonomi dan pengelolaan kredit yang lebih selektif,” jelas Agus.
Sektor Potensial Masih Jadi Andalan
Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, BPD DIY masih melihat sejumlah sektor yang memiliki prospek cerah untuk penyaluran kredit.
Beberapa sektor tersebut antara lain:
- Perdagangan
- Akomodasi dan perhotelan
- Pertanian
- Pariwisata
Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata dinilai memiliki aktivitas ekonomi yang cukup tinggi, sehingga sektor-sektor tersebut tetap berpotensi tumbuh dan menyerap kredit.
Strategi BPD DIY Genjot Penyaluran KUR
Untuk mendorong peningkatan penyaluran KUR sekaligus menjaga kualitas kredit, BPD DIY telah menyiapkan berbagai langkah strategis, antara lain:
1. Penguatan SDM
Bank akan meningkatkan kapasitas serta jumlah sumber daya manusia guna memperluas jangkauan layanan kredit.
2. Penyaluran Kredit Lebih Selektif
Penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking) tetap menjadi prioritas agar kualitas kredit tetap terjaga.
3. Optimalisasi Rantai Pasok
Penyaluran kredit akan difokuskan melalui ekosistem usaha atau supply chain yang sudah terbentuk.
4. Pemanfaatan Nasabah Eksisting
Bank akan mengoptimalkan basis nasabah yang sudah ada untuk memperluas akses pembiayaan UMKM.
5. Perluasan Kemitraan
Kerja sama dengan instansi pemerintah dan komunitas bisnis akan terus diperkuat untuk memperluas penetrasi kredit.
Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, BPD DIY berharap penyaluran KUR dapat meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
Optimisme ini sejalan dengan harapan membaiknya kondisi ekonomi nasional.
Meski demikian, bank tetap menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan kualitas pembiayaan agar risiko kredit bermasalah tetap terkendali.

