Investasi Tembus Rp 270 Triliun, DKI Siapkan Berbagai Kemudahan untuk Pelaku Usaha
HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menyederhanakan perizinan serta memberikan insentif fiskal untuk mendorong investasi dan mempermudah kegiatan usaha.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya saing Jakarta ditengah dinamika ekonomi global.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan Pemprov juga telah menghadirkan berbagai program untuk menumbuhkan kewirausahaan dan memperluas kesempatan kerja.
“Antara lain Jakarta Entrepreneur, job fair, mobile training unit, dan TransJakarta Academy,” kata Rano karno dikutip pada Senin, (27/4/2026).
Investasi Tembus Rp 270 Triliun Tunjukkan Kepercayaan Investor
Rano menyebut, di tengah berbagai tantangan global, Jakarta mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu tujuan utama investasi. Hal ini tercermin dari realisasi investasi sepanjang 2025 yang mencapau Rp 207,09 triliun.
Menurut Rano, angka tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi serta stabilitas iklim usaha di ibu kota.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga terus mengakselerasi langkah untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2030. Upaya tersebut didukung oleh kinerja ekonomi yang tetap positif.
Rano mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat mencapai 5,21 persen secara tahunan (year-on-year), dengan kontribusi sebesar 16,61 persen terhadap perekonomian nasional.
Forum Bisnis perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Forum Bisnis Daerah yang diinisiasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya menjadi wadah strategis untuk menjawab tantangan dunia usaha di tengah kondisi ekonomi global yang semakin kompleks.
“Ini merupakan ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks,” ujar dia.
Rano menilai HIPMI Jaya memiliki peran penting dalam mendorong inovasi, memperkuat daya saing, serta membuka lebih banyak peluang kerja di Jakarta.
“Forum ini diharapkan melahirkan gagasan konkret yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan daya saing Jakarta sebagai tujuan investasi,” kata dia.

