Mobil MBG Diduga Rem Blong Tabrak Lapak UMKM di Bekasi Timur, 1 Orang Kritis
HAIJAKARTA.ID – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil pengantar Makanan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kelurahan Aren jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Selasa, (12/5/2026).
Mobil berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu diduga mengalami rem blong hingga hilang kendali dan menghantam sejumlah lapak UMKM di depan minimarket Alfamart.
Mobil MBG Diduga Rem Blong Tabrak Lapak UMKM di Bekasi Timur
Berdasarkan keterangan saksi, Cepi (27) warga di lokasi, kendaraan melaju tanpa kendali sebelum akhirnya menabrak kios pedagang yang tengah beroperasi. Suara benturan keras sempat memicu kepanikan warga sekitar.
“Dugaan sementara mobil tersebut mengalami rem blong. Tiba-tiba saja langsung meluncur deras dan menabrak kios UMKM di depan Alfamart,” kata Cepi.
Diketahui dalam insiden kecelakaan tersebut terdapat empat korban yakni, sopir mobil, seorang penumpang laki-laki, pedagang tahu, dan pedagang ayam goreng.
“Korban semuanya ada empat orang. Satu korban kondisinya kritis itu tukang gorengan, dan yang di dalam mobil itu saya lihat kepalanya berdarah. Kemudian ada juga dua korban teridentifikasi mengalami luka-luka,” tambah Cepi.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Pedagang Tahu Belum Sadarkan Diri
Korban pedagang tahu berinisial S (36) diketahui masih menjalani perawatan intensif di RS Siloam Sentosa Bekasi Timur. Hingga Selasa malam, korban disebut belum sadarkan diri usai mengalami luka dibagian kepala.
“Korban saat ini masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih belum sadar. Saya cuma minta doanya saja,” ujar kakak korban, Sunendar (51), saat ditemui di rumah sakit.
Menurut Sunendar, adiknya sehari-hari berjualan tahu di lokasi kejadian dan sudah menjalani usaha tersebut selama sekitar satu tahun terakhir.
Ia mengaku baru mengetahui insiden itu setelah mendapat kabar dari tetangga saat sedang bekerja di Jakarta Timur.
“Saya cuma dikasih tahu kalau adik saya masuk rumah sakit karena kecelakaan. Begitu dapat kabar, saya langsung ke sini,” katanya.
Sunendar juga mengatakan jika pihak rumah sakit masih memantau perkembangan kondisi korban dan akan melakukan tindakan lanjutan apabila diperlukan.
“Katanya sudah ditangani semua. Tinggak menunggu perkembangan kondisi korban,” katanya.
Pemilik Kendaraan Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab
Sunendar juga mengungkapkan pihak pemilik kendaraan telah menemui keluarga korban dan menyampaikan permintaan maaf.
Menurutnya, pihak pemilik kendaraan juga menyatakan siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Mereka sudah meminta maaf dan mengatakan akan menanggung semuanya,” kata Sunendar.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan amemeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Kaca depan pecah dan bodi sisi kiri kendaraan penyok akibat benturan keras.
Di lokasi kejadian, sejumlah etalase dagangan, gerobak, kursi, hingga peralatan masak milik pedagang tampak rusak dan berserakan.
Bahkan, wajan penggorengan milik salah satu pedagang disebut terpental beberapa meter dari titik tabrakan.

