sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi dugaan pemalakan terhadap pekerja pemasangan spanduk di kawasan Senen, Jakarta Pusat, telah viral di media sosial.

Peristiwa tersebut berujung pada penangkapan seorang pria berinisial YM (43) yang kini tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung mengatakan penyelidikan langsung dilakukan setelah video tersebut ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

“Setelah menerima informasi terkait video viral, kami langsung memerintahkan jajaran Polsek Senen untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan,” kata Reynold dikutip pada Rabu, (17/6/2026).

Viral Diduga Palak Pekerja Spanduk di Jakpus, Pria Ini Ditangkap

Diketahui peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6/2026) malam saat sejumlah pekerja sedang melakukan bongkar pasang banner menggunakan mobil bak terbuka di depan kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Dalam video yang beredar, terduga pelaku terlihat menegur para pekerja dan diduga meminta sejumlah uang kepada mereka. Aksi tersebut kemudian viral dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Menindaklanjuti video tersebut, Unit Reskrim Polsek Senen melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan YM di kediamannya yang berada di kawasan Kwitang pada Senin (15/6/2026).

Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi juga mengumpulkan rekaman video yang beredar sebagai barang bukti untuk mendalami kasus tersebut.

Hasil Tes Urine Positif Sabu

Dalam proses pemeriksaan, polisi turut melakukan tes kesehatan dan tes urine terhadap terduga pelaku.

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengungkapkan bahwa hasil tes urine sementara menunjukkan YM positif mengandung methamphetamine atau sabu-sabu.

“Kami lakukan pemeriksaan awal, termasuk pengecekan urine dan hasilnya positif mengandung methamphetamine,” jelas Widodo.

Tanggapan Warganet

Video dugaan pemalakan tersebut juga memicu berbagai komentar dari warganet di media sosial.

“Hidup cuma sekali, udah sekali malah jadi sampah masyarakat,” tulis akun @fery***

“Gara gara ulah satu orang, pelaku usaha cat duco K5 lain menjadi terganggu kena imbas,” tulis akun @arisw***

“Sapu bersih aje itu kang cat Duco sekalian.. biar pada kesel sama dia.. karena ulah 1 orang jadi kena semua..” tulis akun @monye***