sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penataan kabel udara semrawut di Jalan Peta Barat dan Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat.

Kabel-kabel yang menjuntai hingga ke jalan tersebut kerap tersangkut kendaraan besar seperti truk yang melintas.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan kabel semrawut tersebut merupakan gabungan dari berbagai jenis kabel, mulai dari kabel listrik hingga kabel provider telekomunikasi.

“Kabel semrawut (gabungan kabel macam-macam, ada kabel PLN, provider). Penataan kabel menjadi target kerja Sudin BM dibantu dengan Apjatel,” kata Iin pada Selasa, (23/6/2026).

Kabel Semrawut di Kalideres Akan Ditata

Menurut Iin, penataan kabel saat ini menjadi fokus kerja Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi.

Ia menjelaskan metode yang ideal untuk penataan kabel adalah menggunakan sistem ducting, yakni saluran tertutup atau terbuka yang berfungsi sebagai wadah untuk menata, mengarahkan, dan melindungi kabel.

“Seperti di Thamrin – Sudirman itu yang ideal sudah ditata di dalam (ducting). Untuk Jakbar depan Universitas Tarumanegara (Untar), dan beberapa tempat, bisa ditanya ke Bina Marga. Saya sedang mendorong penataan kabel depan kampus Trisakti seperti di depan kampus Untar,” tuturnya.

Warga Resah Kabel Kerap Tersangkut Truk

Sebelumnya, kabel utilitas yang menjuntai di Jalan Peta Barat dan Jalan Peta Selatan dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Seorang warga bernama Adit mengaku hampir setiap hari terdapat truk besar yang tersangkut kabel di lokasi tersebut.

Selain mengganggu lalu lintas, kabel yang putus akibat tersangkut truk juga kerap harus dipinggirkan oleh warga untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kalau kabel putus kan kita inisiatif nih Bang, langsung kita pinggirin sebelum ada korban,” kata Adit kepada wartawan, Selasa.

Diketahui, ketika diwawancara pukul 14.30 WIB, sebuah truk besar kembali melintas dan menyenggol kabel udara yang menjuntai di lokasi.

Akibatnya, kabel tersebut putus dan membuat Adit bergegas membenahinya agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Untung enggak kena pengendara lain yang lewat,” kata dia.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemprov DKI Jakarta mendorong percepatan penataan kabel udara di kawasan Kalideres agar lebih aman dan tertata.