46.160 Lulusan Perguruan Tinggi Resmi Ikuti Magang Nasional 2026, Pendaftar Tembus 732 Ribu!
HAIJAKARTA.ID- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai pelaksanaan Program Pemagangan Nasional 2026.
Sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi ditetapkan sebagai peserta Batch I Angkatan II setelah melewati proses seleksi.
Jumlah tersebut menjadi bagian dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap program yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada lulusan perguruan tinggi sebelum mereka masuk sepenuhnya ke dunia kerja.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kemnaker, jumlah pendaftar program ini mencapai 732.483 orang.
Dari proses tersebut, peserta yang ditetapkan untuk mengikuti program pada batch pertama berjumlah 46.160 orang.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program pemagangan tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengalaman profesional kepada para lulusan baru, tetapi juga menjadi sarana bagi perusahaan, kementerian, dan lembaga untuk membentuk talenta muda sesuai kebutuhan dunia kerja.
Program tersebut secara resmi dimulai pada Selasa, 11 Agustus 2026, setelah peserta mulai menjalani masa pemagangan sejak 10 Agustus 2026.
Pendaftar Capai Lebih dari 700 Ribu Orang
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kebutuhan lulusan perguruan tinggi terhadap akses pengalaman kerja dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi.
Sebelum pendaftaran peserta dibuka, pemerintah terlebih dahulu melakukan proses pendaftaran penyelenggara sekaligus menghimpun posisi pemagangan dari perusahaan, kementerian, lembaga, dan berbagai instansi terkait.
Dalam proses tersebut tersedia 28.455 posisi pemagangan dengan total kapasitas 54.304 peserta untuk tahapan yang dijalankan.
Sementara itu, pemerintah sebelumnya menetapkan kuota Program Pemagangan Nasional Angkatan II 2026 secara lebih besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, yakni mencapai 150 ribu peserta.
Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi mendapatkan pengalaman kerja dan mempercepat transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.
Program Berlangsung Enam Bulan
Program MagangHub Angkatan II dirancang untuk memberikan pengalaman kerja langsung di lingkungan perusahaan atau instansi penyelenggara.
Peserta juga mendapatkan pendampingan dari mentor serta kesempatan meningkatkan kompetensi sesuai bidang pekerjaan yang dijalani.
Program ini sekaligus diarahkan agar kemampuan lulusan lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Dalam pelaksanaannya, program pemagangan berlangsung selama enam bulan. Peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama mengikuti program serta fasilitas sertifikasi kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah juga berencana memperkuat keterkaitan program MagangHub dengan sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peserta ketika memasuki pasar kerja.
Bukan Sekadar Pengalaman, Bisa Jadi Jalan Masuk Dunia Kerja
Program Magang Nasional juga diarahkan menjadi jembatan antara lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri.
Pada pelaksanaan sebelumnya, pemerintah mencatat adanya peserta yang kemudian mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan masa pemagangan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyebut sekitar 30 persen peserta Magang Nasional 2025 langsung bekerja setelah menyelesaikan program selama enam bulan.
Karena itu, pemerintah berharap pelaksanaan MagangHub dapat membantu mengurangi kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja muda.
Jadwal Program Magang Nasional 2026
Untuk Angkatan II Batch I, tahapan program telah berjalan sesuai jadwal. Pendaftaran perusahaan dan instansi dibuka pada 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Setelah itu, pendaftaran peserta berlangsung pada 15–28 Juli 2026.
Proses seleksi peserta dilakukan pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Peserta yang dinyatakan lolos diumumkan pada 7 Agustus 2026 dan mulai menjalani pemagangan pada 10 Agustus 2026.
Sementara itu, kick-off resmi Program Pemagangan Nasional Angkatan II Batch I digelar pada 11 Agustus 2026.
Pemerintah menegaskan bahwa penguatan kualitas MagangHub akan terus dilakukan, termasuk melalui peningkatan kualitas mentor, pengawasan perusahaan penyelenggara, perlindungan peserta, serta penyesuaian posisi magang dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan peserta.
Dengan jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang, Program Pemagangan Nasional 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pengalaman kerja bagi lulusan perguruan tinggi sekaligus membangun talenta muda yang lebih siap menghadapi kebutuhan pasar kerja.

