Presiden Prabowo Siapkan Klinik Kesehatan di Setiap Koperasi Desa Merah Putih!
HAIJAKARTA.ID- Presiden Prabowo Subianto berencana memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih.
Salah satu gagasan yang disiapkan adalah menghadirkan klinik kesehatan di setiap gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam keterangannya mengenai pengembangan Koperasi Merah Putih.
Klinik di koperasi nantinya diharapkan menjadi salah satu titik pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.
“Rencana kita juga di setiap gerai koperasi Merah Putih akan ada klinik, di mana rakyat bisa mendapatkan layanan kesehatan melalui jarak jauh,” ujar Prabowo.
Konsep tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus selalu menempuh perjalanan panjang ke fasilitas medis.
Salah satu layanan yang disebut adalah konsultasi kesehatan jarak jauh atau telemedicine, sehingga warga di daerah dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan secara lebih mudah.
Koperasi Tak Hanya Jadi Pusat Ekonomi
Pengembangan layanan kesehatan ini sejalan dengan konsep Koperasi Merah Putih yang dirancang pemerintah sebagai pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Presiden sebelumnya menjelaskan bahwa KDKMP akan memiliki berbagai fasilitas, mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga fasilitas pendukung ekonomi lainnya.
Kementerian Kesehatan juga telah menyatakan bahwa klinik dan apotek desa menjadi bagian dari konsep integrasi Koperasi Merah Putih.
Pemerintah menilai kehadiran layanan kesehatan di tingkat desa dapat memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan medis sekaligus mendukung terwujudnya desa yang lebih sehat dan mandiri.
Dengan demikian, koperasi tidak hanya diarahkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat berkembang menjadi salah satu pintu pelayanan dasar di desa.
Sudah Ribuan Koperasi Mulai Beroperasi
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus dikembangkan pemerintah. Pada Mei 2026, Prabowo meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Dari jumlah tersebut, 530 koperasi berada di Jawa Timur dan 531 koperasi berada di Jawa Tengah.
Pemerintah menempatkan koperasi sebagai instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian desa.
Dalam perkembangannya, Prabowo menegaskan KDKMP akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi.
Selain mendukung distribusi kebutuhan pokok dan kegiatan ekonomi, koperasi juga diarahkan untuk menyediakan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat.
Perluas Akses Kesehatan hingga Pelosok
Gagasan menghadirkan klinik di koperasi menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkecil kesenjangan akses kesehatan antara masyarakat perkotaan dan daerah.
Keberadaan layanan kesehatan yang lebih dekat diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh konsultasi dan penanganan awal tanpa harus langsung pergi ke rumah sakit yang lokasinya jauh.
Pemanfaatan layanan jarak jauh juga berpotensi membantu menghubungkan masyarakat desa dengan tenaga kesehatan atau fasilitas medis yang memiliki kapasitas lebih lengkap.
Namun, pelaksanaan program tersebut nantinya tetap membutuhkan pengaturan lebih lanjut mengenai tenaga medis, fasilitas klinik, sistem rujukan, pembiayaan, serta standar pelayanan kesehatan.
Pemerintah sebelumnya juga telah menempatkan pemerataan layanan kesehatan sebagai salah satu agenda penting.
Dalam RAPBN 2026, sektor kesehatan diarahkan antara lain untuk memperkuat layanan kesehatan yang adil dan merata, revitalisasi rumah sakit, pengendalian penyakit menular, serta program cek kesehatan gratis.
Jika direalisasikan, klinik di setiap Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi lapisan pertama pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, sekaligus melengkapi fungsi koperasi sebagai pusat pelayanan ekonomi dan sosial bagi warga.

